Ancaman Krisis Energi
BBM Dibatasi: Pertalite Boleh 50 Liter per Hari, Solar 200 Liter untuk Kendaraan Roda 6
Pemerintah membatasi pembelian BBM meski tidak menaikan harganya. Pembatasan ditujukan terhadap Pertalite dan Solar.
Selain itu, diwajibkan pula untuk melaporkan perkembangan pelaksanaan pengendalian penyaluran JBT Solar dan JBKP Pertalite setiap tiga bulan atau sewaktu-waktu jika diperlukan.
"Dalam hal terdapat penyaluran melebihi jumlah yang telah ditentukan, kelebihan tersebut tidak dibayarkan subsidi dan/atau kompensasinya, atau diperhitungkan sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Umum (JBU)," demikian tertulis dalam beleid.
Baca juga: Istana Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Masyarakat Diminta Tak Perlu Resah
Tak Naikkan Harga BBM
Pemerintah telah erkait tidak adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan keputusan ini diambil pemerintah setelah mendengarkan aspirasi dari berbagai pihak.
"Setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, barusan tadi sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah bahwa belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun non subsidi," katanya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Dasco mengatakan pernyataan ini sekaligus menepis terkait isu yang beredar soal adanya rencana kenaikan BBM pada Rabu (1/4/2026) besok.
Dia berharap setelah adanya pengumuman ini, maka masyarakat tidak perlu panik hingga berujung melakukan penimbunan BBM.
"Komitmen Presiden Prabowo akan terus memonitor dan tetap menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut," tuturnya.
Baca juga: Isu Kenaikan Harga BBM, Antrean Mengular di SPBU Sejumlah Daerah Sejak Pagi Hari
Sebelumnya, pengumuman serupa juga telah disampaikan oleh Mensesneg, Prasetyo Hadi.
Dia menegaskan keputusan tidak menaikkan harga BBM dilakukan setelah pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina.
"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo pada Selasa (31/3/2026).
Prasetyo juga menegaskan agar masyarakat tidak perlu panik karena pasokan BBM dipastikan aman.
"Masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)