Selasa, 14 April 2026

Isu Kenaikan Harga BBM, Antrean Mengular di SPBU Sejumlah Daerah Sejak Pagi Hari

Isu kenaikan harga BBM picu panic buying, antrean panjang kendaraan di SPBU daerah sejak pagi.

Editor: Glery Lazuardi

Ringkasan Berita:
  • Isu kenaikan harga BBM memicu antrean panjang kendaraan di SPBU daerah sejak pagi.

TRIBUNNEWS.COM - Isu kenaikan harga BBM memicu antrean di sejumlah SPBU di berbagai daerah Indonesia pada Selasa (31/3/2026).

Sejak pagi, antrean kendaraan mengular di SPBU, mencerminkan kepanikan warga menghadapi kabar yang belum pasti namun sudah menimbulkan dampak nyata di lapangan.

Baca juga: Kenaikan BBM Non Subsidi: Kebijakan Pahit Demi Menyelematkan Jantung APBN

Antrean BBM di SPBU Sulsel 

Isu kenaikan harga BBM membuat warga Sulawesi Selatan berbondong-bondong ke SPBU Paopao, Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa pagi.

Antrean panjang kendaraan terlihat bahkan sebelum pompa resmi beroperasi, mencerminkan keresahan publik atas kabar yang belum pasti namun sudah menimbulkan dampak nyata.

Sejak pukul 06.00 Wita, jumlah mobil yang mengantre tercatat tidak pernah kurang dari 17 unit dalam waktu pengamatan sekitar 40 menit.

SPBU yang berlokasi sekitar 200 meter dari kawasan perumahan Citraland Celebes itu tampak dipadati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Antrean motor bahkan mencapai lebih dari 20 unit di masing-masing dua lajur menuju nozzle pengisian.

Menariknya, hanya tersedia tiga nozzle untuk melayani pengisian Pertalite, yakni dua untuk sepeda motor dan satu untuk mobil. Sementara itu, nozzle untuk Pertamax dan solar terlihat sepi tanpa antrean.

Kepadatan antrean juga meluas hingga ke badan jalan poros penghubung Makassar–Gowa, bahkan sempat menutup akses masuk ke sejumlah ruko di sekitar lokasi, termasuk showroom kendaraan.

Salah satu petugas SPBU mengungkapkan bahwa antrean sudah terlihat sejak sebelum operasional dimulai. “Belum buka tadi, sudah banyak motor dan mobil menunggu,” ujarnya singkat.

Seorang pengendara motor, Naura, mengaku tetap rela mengantre demi mendapatkan Pertalite. Ia menyebut kondisi serupa terjadi di hampir semua SPBU, khususnya setelah Idulfitri.

Di sisi lain, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Makassar dan sekitarnya dalam kondisi aman.

Area Manager Communication, Relations & CSR, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa antrean terjadi akibat lonjakan kebutuhan BBM selama arus balik Lebaran.

“Peningkatan volume kendaraan dari arus balik berdampak langsung pada lonjakan kebutuhan BBM di SPBU, terutama di titik dengan trafik tinggi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah. Ia menegaskan bahwa penyaluran BBM berjalan normal dan stok tetap mencukupi.

Menurutnya, antrean panjang lebih disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, bukan karena kelangkaan pasokan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved