Minggu, 3 Mei 2026

Gempa di Sulut & Malut

Terjunkan Tim ke Wilayah Terdampak Gempa, Menteri PU Kebut Perbaikan Jalan dan Jembatan

Tim PU telah diterjunkan ke Maluku Utara dan Gorontalo untuk penanganan cepat, termasuk longsor dan kerusakan infrastruktur akibat gempa.

Tayang:
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
GEMPA DI MALUT - Menteri Pekerjaan Umum RI (PU) Dody Hanggodo saat diskusi bersama media di Kantor Kementerian PU RI, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026). Dody menyatakan pemerintah akan langsung bergerak cepat benahi infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat gempa 7,6 SR di Maluku Utara. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan dan jembatan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik pascagempa 7,6 SR.
  • Tim telah diterjunkan ke Maluku Utara dan Gorontalo untuk penanganan cepat, termasuk longsor dan kerusakan infrastruktur.
  • BMKG sempat keluarkan peringatan tsunami yang kini dicabut, meski gempa susulan masih terjadi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum RI (PU) Dody Hanggodo memastikan kalau pemerintah akan langsung melakukan penanganan terhadap infrastruktur jalan yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang tiga provinsi yakni Sulawesi Utara, Maluku Utara hingga Gorontalo.

Kata Dody, saat ini pemerintah melalui pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan langsung melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan atau jembatan yang terdampak.

"Kalau misalnya ada jalan yang rusak, ada jembatan yang putus, kami akan segera bekerjasama dengan BNPB maupun BPBD maupun dengan TNI Polri untuk paling enggak minimum kita biasanya bikin jembatan sementara dulu," kata Dody saat diskusi bersama media di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Update Gempa Sulawesi Utara: Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Terjadi 93 Kali Gempa Susulan

Sektor tersebut menjadi fokus dalam setiap penanganan bencana alam karena berpengaruh pada alur logistik dan bantuan.

Kata dia, jangan sampai bantuan atau pertolongan terhadap warga menjadi terkendala karena rusaknya infrastruktur jalan.

"Supaya arus logistik tidak terganggu dan mana kala memang diperlukan nanti berikutnya kita akan bikin yang lebih permanen," kata dia.

"Tapi sementara waktu, kita kejar dulu supaya arus menggunakan manusia atau logistik tidak terganggu gitu, yang itu sudah pasti," sambung Dody.

Terkini, Dody memastikan pihaknya sudah menerjunkan tim guna melihat dan mengevakuasi kondisi terkini di dua provinsi yakni Maluku Utara dan Gorontalo.

Nantinya, pekerjaan terhadap perbaikan jalan dan jembatan yang terdampak dipastikan Dody akan langsung dikerjakan.

"Tim memang sudah jalan ke kedua tempat. Di Maluku Utara sudah ada, tim yang di Gorontalo juga sudah ada," ungkap dia.

Dody menyampaikan,  kondisi pasca-gempa di Minahasa Utara tepatnya di Kota Bitung, beberapa infrastruktur masih cenderung aman.

"Tadi pagi saya dapat info dari Bu Sekjen dan Pak Dirjen Bina Marga, Untuk Minahasa Utara, Bitung, sementara ini jalan dan jembatan masih aman," ucapnya.

Sementara itu, dampak yang termasuk kategori cukup parah terjadi di Maluku Utara.

Kata dia, salah satu gedung kantor Balai Jalan Nasional Maluku Utara, Kementerian PU mengalami kaca pecah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved