Kamis, 4 Juni 2026

Harga Plastik Naik Usai Lebaran, Pedagang Ungkap Setiap Hari Berubah, Ini Kata Inaplas

harga dari pemasok kerap berubah dalam hitungan hari. Kondisi ini membuat pedagang kesulitan menentukan harga jual yang stabil.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febriani
PLASTIK MAHAL - Harga plastik mulai merangkak naik sejak sebelum Lebaran 2026. Plastik dan toko penjualan plastik di Pasar Musyawarah, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026). Kenaikan harga plastik disebabkan oleh situasi panas di Timur Tengah, sehingga 70 nafta atau bahan baku plastik tidak bisa keluar dari Timur Tengah. (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Ringkasan Berita:
  • Harga dari pemasok plastik kerap berubah dalam hitungan hari. Kondisi ini membuat pedagang kesulitan menentukan harga jual yang stabil.
  • Tidak semua jenis plastik mengalami kenaikan signifikan. Plastik hitam masih relatif stabil karena diduga berasal dari stok lama

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga plastik pasca Lebaran membuat pedagang di pasar menjerit. Dalam dua pekan terakhir, harga berbagai jenis plastik melonjak tajam dan berubah hampir setiap hari, memaksa pedagang menyesuaikan harga jual di tengah ketidakpastian pasokan.

Ina, salah satu pedagang plastik di Pasar Musyawarah Jakarta Barat., mengaku kenaikan paling terasa terjadi pada plastik kemasan putih.

Baca juga: Chandra Asri Siapkan Mitigasi Risiko Dampak Penutupan Selat Hormuz

"Naik semua, ini (plastik kemasan putih) yang parah naiknya. Kalau ini parah dari Rp 10.000 ke Rp 15.000. Yang ini (kemasan lain) dari Rp 13.000 jadi Rp 20.000 sekarang," tutur Ina kepada Tribunnews.com, Jumat (3/4/2026).

Ia mengungkap, harga dari pemasok kerap berubah dalam hitungan hari. Kondisi ini membuat pedagang kesulitan menentukan harga jual yang stabil.

"Pokoknya hari ini belanja kita, besok belanja lagi berubah lagi harganya. Bikin geger kayak harga minyak sekarang plastik," ucapnya.

Meski demikian, tidak semua jenis plastik mengalami kenaikan signifikan. Plastik hitam masih relatif stabil karena diduga berasal dari stok lama.

"Hitam masih stabil dia. Masih Rp 5.000 dia. Soalnya yang putih bahan bakunya katanya dari luar. Kalau hitam ngga tahu, dia kayaknya masih barang lama," jelas Ina.

Kenaikan harga ini disebut sudah mulai terasa sejak dua minggu sebelum Lebaran dan terus berlanjut hingga sekarang.

"Sudah dua minggu lalu, pas mau Lebaran. Minggu ini kita belanja, yang biasa kita jual Rp 15.000 sudah loncat lagi," tambahnya.

Baca juga: Harga Plastik Naik Buntut Perang Timur Tengah, RI Cari Alternatif Bahan Baku Dari Afrika dan Amerika


Naik Hingga 50 Persen

Hal senada disampaikan pedagang lain, Dewi. Ia menyebut rata-rata kenaikan mencapai Rp 5.000 per pack, bahkan lebih tinggi untuk jenis tertentu.

"Naik sekitar Rp 5.000 per pack. Sebelum Lebaran sudah naik sedikit, tapi setelah Lebaran naiknya ngga umum," ucap Dewi.

Menurut Dewi, plastik kemasan putih menjadi yang paling terdampak dengan kenaikan lebih dari 50 persen. Ia mencontohkan harga plastik kemasan es kini menembus Rp 50.000 per kilogram.

"Yang naik paling parah yang plastik kemasan putih. Kayaknya naik lebih dari 50 persen. Kemarin belanja plastik kemasan es, sekarang sekilo Rp 50.000," ujar Dewi.

Tidak hanya mahal, pasokan juga mulai seret. Dewi mengaku sering menerima barang di bawah jumlah yang dipesan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved