Senin, 20 April 2026

Don Papank Ajak Pengusaha Lokal Berkontribusi dalam Ekonomi Nasional

Don Papank resmi jabat Waketum PBB. CEO motor listrik lokal ini dorong sinergi pengusaha daerah kawal target ekonomi nasional 8 persen.

HO/IST/Abdi Ryanda Shakti
PENGUSAHA LOKAL — CEO perusahaan motor listrik nasional, Agung Pamungkas atau Don Papank, berfoto usai resmi didaulat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Pengusaha Bela Bangsa periode 2025-2030 di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pengusaha lokal untuk memperkuat sinergi dan berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 
Ringkasan Berita:
  • Jabatan Strategis: Don Papank resmi menjabat Waketum DPP Pengusaha Bela Bangsa melalui SK yang disahkan Sekjen Vincent Young.
  • Target Pertumbuhan: PBB berkomitmen berkontribusi mewujudkan ekonomi 8 persen melalui penguatan sektor usaha sebagai motor penggerak utama.
  • Tantangan Makro: Meski pemerintah optimis melalui hilirisasi, pengamat menilai target 8 persen memerlukan perbaikan institusi dan investasi masif.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pengusaha lokal kini didorong untuk mengambil peran yang lebih strategis dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional.

Semangat penguatan peran pengusaha daerah ini menjadi harapan Agung Pamungkas, atau yang akrab disapa Don Papank, usai resmi didaulat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Pengusaha Bela Bangsa (PBB) periode 2025-2030.

Penunjukan Don Papank sebagai Waketum tertuang dalam Surat Keputusan DPP PBB Nomor: 004/010/DPP-PBB/IV/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Trisya Suherman dan Sekjen Vincent Young.

Sebagai sosok yang memimpin perusahaan motor listrik dalam negeri, Don Papank menegaskan bahwa kemandirian ekonomi Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana pengusaha lokal diberi ruang untuk berkontribusi secara nyata.

“Sudah saatnya pengusaha lokal bisa lebih berkontribusi dalam ekonomi nasional dan mengimplementasikan Asta Cita. Sektor usaha harus menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi tersebut,” ujar Don Papank di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Lulusan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Pancasila ini menyatakan kesiapannya membawa PBB menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Visi tersebut sejalan dengan optimisme pemerintah yang mengandalkan strategi hilirisasi masif dan penguatan investasi.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut angka 8 persen memungkinkan untuk dicapai jika merujuk pada sejarah pertumbuhan nasional yang pernah menyentuh 8,2 persen.

Namun, target ambisius ini juga menghadapi catatan kritis dari para pengamat ekonomi.

Mengingat tren pertumbuhan yang cenderung stagnan di angka 5 persen dalam tiga dekade terakhir, pencapaian target 8 persen dinilai memerlukan syarat fundamental yang berat.

Hal ini mencakup kebutuhan investasi hingga ribuan triliun rupiah, perbaikan kualitas SDM, hingga pembenahan institusi guna memastikan efektivitas belanja negara di tengah tekanan global.

Baca juga: Menaker: WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Kita Tak Ingin Timbul Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Ketua Umum PBB, Trisya Suherman, menyambut positif kehadiran Don Papank yang dianggap memiliki rekam jejak panjang untuk menyelaraskan visi organisasi dengan program strategis negara.

“Don Papank memiliki track record yang panjang dalam dunia usaha. Kehadirannya menjadi tambahan semangat bagi DPP PBB dalam mendukung penuh program pemerintahan,” kata Trisya.

Pria kelahiran Solo yang mengawali kariernya sebagai presenter televisi ini kini juga aktif sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Indonesia Bidang Motor Listrik (2024–2029).

Kombinasi pengalaman organisasi dan kapasitasnya sebagai praktisi industri manufaktur diharapkan mampu memperkuat posisi pengusaha lokal dalam mengawal target makro ekonomi nasional ke depan.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved