Perusahaan Komponen Otomotif Ini Bagi Dividen Rp329,4 Miliar dan Siapkan Belanja Modal Rp400 Miliar
Capex atau belanja modal tersebut sifatnya dinamis dan disesuaikan dengan kebutuhan apabila di perjalanan perseroan memutuskan mengakuisisi perusahaan
Ringkasan Berita:
- Manajemen juga memperhatikan keseimbangan antara pembagian dividen dan strategi ekspansi jangka panjang
- Angka capex alias belanja modal tersebut bersifat dinamis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan
- Dalam RUPST juga menetapkan perubahan dalam susunan direksi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp329,4 miliar.
Baca juga: Dharma Polimetal Putuskan Pembagian Dividen Rp98,54 Miliar
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) adalah perusahaan manufaktur komponen otomotif terkemuka (anak perusahaan Triputra Group) yang didirikan tahun 1989. Perusahaan ini memproduksi suku cadang untuk mobil dan sepeda motor, termasuk knalpot, wiring harness, dan komponen plastik untuk klien seperti Honda, Hyundai, dan Toyota.
Dengan jumlah dividen tunai tersebut, maka rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) adalah sebesar Rp70 per lembar saham. “Pembagian dividen ini merupakan perwujudan dari komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham,” kata Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, Jumat (17/4/2026).
Tercatat, DRMA sepanjang 2025 memperoleh laba bersih Rp667 miliar, atau Rp617 miliar setelah penyesuaian negative goodwill. Menurutnya, keputusan pembagian dividen bukan hanya didasari optimisme terhadap prospek pertumbuhan kinerja perseroan ke depan saja.
Akan tetapi, manajemen juga memperhatikan keseimbangan antara pembagian dividen dan strategi ekspansi jangka panjang. "Keseimbangan tersebut bisa dilihat pada pengalokasian maintenance capex sebesar Rp400 miliar untuk tahun ini. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung pengembangan produk baru guna menjaga relevansi dan daya saing di pasar," paparnya.
Angka capex alias belanja modal tersebut bersifat dinamis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan apabila di perjalanan waktu Perseroan memutuskan mengakuisisi perusahaan baru sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis.
Adapun mengenai sumber pendanaan untuk keperluan belanja modal, DRMA mengandalkan kekuatan arus kas internal serta dukungan fasilitas perbankan yang tersedia. Pada kesempatan yang sama dalam RUPST juga menetapkan perubahan dalam susunan direksi.
Baca juga: Pemegang Saham Dharma Polimetal Putuskan Pembagian Dividen Senilai Rp202 Miliar
Yosaphat Panuturi Simanjuntak resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur perseroan dan digantikan Dian Eka Hartiningsih.
Diketahui, Dian Eka merupakan profesional di industri otomotif dengan rekam jejak lebih dari 19 tahun.
Sebelum bergabung dengan perseroan, Dian menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur di PAKO Group, yang merupakan bagian dari PT Astra Otoparts Tbk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dharma-polimetal-kebanjiran-pesanan-komponen-otomotif_20220920_212632.jpg)