Sabtu, 13 Juni 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Pengamat: KNKT Harus Dalami Kenapa Argo Bromo Anggrek Bisa Nyelonong dan Melanggar Sinyal Merah

KNKT menginvestigasi penyebab KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun pasar Turi Surabaya bisa melanggar sinyal merah

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Herudin
KECELAKAAN KERETA DI BEKASI TIMUR - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026 bertambah menjadi 14 orang. Sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di sekitar Bekasi. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian Joni Martinus meminta Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi penyebab KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun pasar Turi Surabaya bisa melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026.

Pelanggaran sinyal merah oleh KA Argo Bromo Anggrek diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan fatal. KA tersebut menabrak dari belakang KRL Commuter Line TM 5568A yang berhenti di peron.

Suara benturan keras terdengar, kereta ringsek, dan asap membubung serta menyebabkan jalur tersibuk Daop 1 Jakarta tersebut malam itu lumpuh.

“Prinsip absolute block system persinyalan pada perkeretaapian Indonesia mewajibkan sinyal masuk berwarna merah selama ada kereta di petak blok depan," ungkap Joni Martinus.

"Fakta bahwa KA Argo bromo anggerek dapat masuk hingga menabrak KRL di depannya, ini menjadi hal yang harus di dalami  dan menjadi perhatian KNKT," imbuhnya.

INVESTIGASI - Pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian Joni Martinus. Joni meminta Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi penyebab KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun pasar Turi Surabaya bisa melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026.
INVESTIGASI - Pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian Joni Martinus. Joni meminta Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menginvestigasi penyebab KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun pasar Turi Surabaya bisa melanggar sinyal merah menjelang Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, sekitar 21.00 WIB, 27 April 2026. (Tribunnews.com/dok. Kompas)

Dia mengatakan, secara umum ada beberapa faktor yang kemungkinan bisa menjadi penyebab suatu kereta api ditabrak dari belakang yaitu :

1.    Pelanggaran terhadap sinyal merah (indikasi berhenti) atau signal passed at danger

2.    Kegagalan sistem sinyal sehingga menampilkan aspek yang salah (wrong side failure)

3.    Miskomunikasi terkait batas kecepatan dalam prosedur berjalan hati-hati melewati sinyal merah

4.    Penyimpangan prosedur yang menyebabkan kereta diizinkan masuk ke jalur yang masih terisi kereta lain. 

5.    Masalah teknis, seperti rem blong pada Kereta mengalami kerusakan di sistem pengereman sehingga tidak mampu berhenti tepat waktu meskipun sinyal sudah terlihat

6.    Faktor konsentrasi, hilangnya kosentrasi pada masinis sehingga mengurangi kewaspadaan dalam memantau kondisi jalur di depannya. 

Baca juga: Kabar Terbaru Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 5 Orang

Joni juga menyatakan ikut prihatin dan turut berduka mendalam  atas kejadian yang menimbulkan korban jiwa  tersebut , dan ia berharap ini menjadi perhatian, evaluasi serta pembenahan bagi KAI dan KCI maupun pihak-pihak terkait.

Dengan demikian, kejadian tersebut tidak terulang lagi serta mendorong KNKT untuk segera melakukan investigasi mencari penyebabnya dengan cermat dan seksama guna perbaikan transportasi ke depannya yang lebih aman.

KRU DIDUGA MENINGGAL -  Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Pasar Turi Surabaya yang menyeruduk KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.55 WIB
KRU DIDUGA MENINGGAL - Kecelakaan maut antara kereta api jarak jauh KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Pasar Turi Surabaya yang menyeruduk KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.55 WIB (Tribunnews.com/dok.)
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved