Senin, 18 Mei 2026

Saat Stok Beras Melimpah dan Impor Tak Lagi Jadi Pilihan

Indonesia saat ini telah mencapai swasembada, karena stok kebutuhan pangan utama masyarakat sudah melimpah.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com
Potret kondisi gunungan karung beras di Gudang Swasta yang disewa PT Perum Bulog yang berlokasi di JDP Karawang 1 Logistic Park, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis 26 April 2026. (Rizki Sandi Saputra/Tribunnews.com) 

Ringkasan Berita:
  • Kementan mencatatkan stok ketersediaan beras mencapai 5,1 juta ton.
  • Indonesia saat ini telah mencapai swasembada, karena stok kebutuhan pangan utama masyarakat sudah melimpah.
  • Arab Saudi, Malaysia, hingga Palestina sudah masuk dalam daftar rencana ekspor beras dari dalam negeri.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia di April 2026 boleh dikatakan mengukir sejarah baru di sektor pangan, usai PT Perum Bulog bersama dengan Kementerian Pertanian RI (Kementan) mencatatkan stok ketersediaan beras mencapai 5,1 juta ton.

Sejumlah pihak secara percaya diri menyatakan kalau Indonesia saat ini telah mencapai swasembada, karena stok kebutuhan pangan utama masyarakat sudah melimpah.

Sebab, angka itu disebut menjadi yang paling moncer di sektor pangan sejak Republik ini merdeka pada tahun 1945.

Baca juga: Perintah Prabowo ke Bos Bulog: Bangun Gudang yang Banyak dan Setop Ketergantungan Impor Beras

Beberapa waktu lalu atau tepatnya pada Kamis 23 April 2026, Tribunnews berkesempatan untuk melihat langsung kondisi gudang yang disewa Bulog untuk menyimpan ribuan ton beras di JDP Karawang 1 Logistic Park, Karawang, Jawa Barat.

Di dalam gudang yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 12 hektare tersebut, terlihat ribuan karung beras bertumpuk rapih dan mengisi seluruh bangunan gudang yang ada.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama PT Perum Bulog Letjend TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani terlihat bergembira. 

Raut mukanya memancarkan kebahagiaan karena telah dicapainya keberhasilan untuk menjaga pangan dalam negeri setidaknya untuk sepanjang tahun ini.

Bahkan sesekali, keduanya menunjukkan dengan semangat kepada para tamu undangan yang hadir termasuk kepada awak media soal kondisi stok beras secara nasional saat ini.

"Ini bisa kita lihat, stok beras kita secara nasional, ini baru di salah satu gudang Bulog di Karawang," ucap Amran sembari menatap ke arah tumpukan karung beras.

Setidaknya ada 3 gudang dari puluhan gudang ukuran jumbo yang didatangi oleh keduanya. 

Menariknya, keseluruhan gudang tersebut memang terlihat sesak dengan tumpukan beras yang bertingkat.

Kepada awak media, Amran secara tegas menyatakan, saat ini Indonesia sudah tidak lagi membutuhkan impor dari negara lain.

Sebab dia menilai, RI sudah layak disebut menjadi negara yang swasembada di sektor pangan pangan karena stok beras yang dimiliki Bulog lebih dari cukup.

"Alhamdulillah kita tidak impor di 2025. Insyaallah 2026 tidak impor beras. Cadangan kita adalah tertinggi sepanjang sejarah, di bulan April," ucap Amran.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved