Selasa, 2 Juni 2026

ASDP Ungkap Penyebab Antrean Truk di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Bagaimana Hadapi Iduladha?

Perubahan cuaca membuat operasional kapal, terutama saat sandar dan bongkar muat, harus dilakukan lebih hati-hati demi keselamatan pelayaran.

Tayang:
HO/IST
JELANG IDUL ADHA - Situasi pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk menjelang libur Idul Adha 2026, Minggu (24/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem di Selat Bali sempat memicu antrean kendaraan, terutama truk logistik, karena proses sandar dan bongkar muat kapal.
  • ASDP menambah armada KMP Rodhita, mengoptimalkan kantong parkir Bulusan, serta menyiagakan personel bantuan untuk mengurai kepadatan menjelang libur Idul Adha dan long weekend.
  • Hingga 24 Mei 2026, lebih dari 35 ribu kendaraan dan 119 ribu penumpang tercatat menyeberang di lintasan Ketapang-Gilimanuk, sementara kondisi antrean dilaporkan mulai normal kembali.


TRIBUNNEWS.COM - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk tetap berjalan terkendali menjelang libur Iduladha 2026 dan long weekend Hari Lahir Pancasila.

Sebelumnya, sempat terjadi kepadatan di pelabuhan tersebut akibat cuaca di Selat Bali yang berubah cepat dalam beberapa hari terakhir.

Perubahan cuaca membuat operasional kapal, terutama saat sandar dan bongkar muat, harus dilakukan lebih hati-hati demi keselamatan pelayaran.

Baca juga: Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator PDIP Kritik Manajemen Logistik Nasional

Kondisi tersebut sempat memicu antrean kendaraan, khususnya truk logistik, di sekitar pelabuhan.

Berdasarkan data ASDP periode 21-24 Mei 2026 pukul 18.00 WIB, sebanyak 14.936 kendaraan dan 51.465 penumpang telah diseberangkan dari Ketapang menuju Gilimanuk.

Sementara dari arah sebaliknya tercatat 20.392 kendaraan dan 67.546 penumpang berhasil menyeberang.

Corporate Secretary Windy Andale mengatakan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam melayani penumpang.

"Kami memahami adanya peningkatan waktu tunggu menjadi perhatian pengguna jasa. Namun dalam kondisi cuaca yang dinamis, seluruh proses pelayanan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Keselamatan tidak bisa dikompromikan dan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan penyeberangan," tutur Windy melalui keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

ASDP juga melakukan evaluasi operasional bersama regulator dan pemangku kepentingan pasca insiden dua kapal kandas di lintasan Ketapang-Gilimanuk beberapa hari lalu.

Penguatan prosedur keselamatan, pengaturan pola operasi kapal, hingga kesiapan petugas lapangan terus ditingkatkan.

Untuk mengurai kepadatan, ASDP mengoptimalkan kantong parkir Bulusan yang mampu menampung hingga 400 truk logistik.

Personel bantuan kendali operasi (BKO) juga disiagakan di sejumlah titik krusial.

Selain itu, ASDP menambah armada perbantuan KMP Rodhita yang sebelumnya melayani lintasan Lembar-Padangbai.

Kapal berkapasitas 58 kendaraan kecil atau sekitar 30 kendaraan campuran itu diharapkan membantu kelancaran arus penyeberangan selama libur panjang.

General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurniansjah menyebut, fokus utama saat ini adalah memastikan antrean kendaraan tetap bergerak.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved