Rabu, 27 Mei 2026

Merah Putih di Dada: Kisah Jatuh Bangun Kaos Bendera dan Tangan Dingin Rumah BUMN

Bermodal katalog fisik tersemat visi-misi dan filosofi yang matang, ia nekat menyambangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tayang:
Tribunnews.com/Dodi Esvandi
Deretan koleksi kaos Bendera di gerai Sarinah, Jakarta Pusat. Kualitas bahan premium dan konsistensi karakter membawa produk mereka lolos kurasi ketat di gerai elite, Sarinah Thamrin dan Sarinah Taman Mini. 

Menjaga Karakter, Menembus Langit Nusantara

Kini, dengan pondasi yang kembali kokoh dan jejaring yang kian luas, Kaos Bendera kembali berkibar.

Kualitas bahan premium dan konsistensi karakter membawa produk mereka lolos kurasi ketat di gerai elite, Sarinah Thamrin dan Sarinah Taman Mini.

Bahkan, memenuhi tantangan dari Sandiaga Uno (kala itu masih menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Weni melahirkan lini baru bernama Nusantara—kaos bertema destinasi wisata super prioritas seperti Labuan Bajo, Toba, dan Komodo—yang kini menjadi buruan para turis asing yang mencari buah tangan casual nan elegan.

Ekspansi Weni tak berhenti di situ.

Belakangan, Bendera.co dinyatakan lolos kurasi untuk mengisi Garuda Lounge, majalah penerbangan Garuda Colours, hingga bersiap menyapa lantai retail di belasan titik Metro Department Store di seluruh Indonesia.

Melihat kembali perjalanan panjangnya, Weni menyelipkan pesan mendalam bagi para pelaku UMKM yang baru meniti langkah.

"Kalau mau jadi pengusaha, harus kuat di segala kondisi. Harus kuat mental dan fisik, jangan pernah menyerah sama keadaan," pungkas Weni mantap. "Bagi UMKM, modal belum tentu bisa menjamin keberlangsungan. Yang paling penting itu adalah akses, link, dan seberapa kuat karakter produk kita."

Melalui tangan dingin pembinaan Rumah BUMN BRI dan ketangguhan mental pemiliknya, Kaos Bendera membuktikan bahwa sehelai kain merah putih di dada bukan sekadar urusan sandang, melainkan simbol kebanggaan lokal yang siap melangkah lebih jauh, menembus pasar yang lebih tinggi.

Selain Bendera alias Kaos Bendera, ada ribuan pelaku usaha lokal yang kini tengah digembleng secara intensif di Rumah BUMN BRI untuk menembus pasar digital hingga ekspor secara cuma-cuma.

Koordinator Rumah BUMN BRI Jakarta, Jajang Rohmana, sejak didirikan sekitar tujuh tahun lalu, Rumah BUMN BRI tercatat telah menaungi dan membina sedikitnya 11.000 pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek dan Banten.

Jajang mengungkapkan bahwa kunci utama dari akselerasi kelas UMKM ini terletak pada program unggulan bernama BRIncubator.

Berbeda dengan pelatihan biasa yang bersifat sporadis, BRIncubator merupakan program inkubasi berkelanjutan selama satu hingga dua bulan yang dirancang dengan kurikulum berjenjang.

"Melalui BRIncubator, kami memberikan pelatihan secara kontinyu. Materinya disusun mulai dari tingkat paling dasar hingga materi tingkat lanjut di mana pelaku UMKM benar-benar siap menghadapi pasar ekspor dan digitalisasi," ujar Jajang kepada Tribunnews.

Sistem seleksi program ini pun terbilang ketat.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved