Kamis, 4 Juni 2026

Poduksi Telur Melimpah dan Harga Anjlok, Mendag Minta Bos BGN Serap untuk Program MBG

Harga telur di tingkat peternak hanya Rp21 ribu per kilogram, sementara harga acuan pemerintah telur di peternak Rp24.500 hingga Rp26.500.

Tayang:
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
SERAP TELUR UNTUK PROGRAM MBG - Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam wawancara dengan media di kantor Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Budi meminta kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) agar segera menyerap telur peternak yang saat ini over supply untuk program Makan Bergizi Gratis (BMG). 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Perdagangan meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang turun tangan menyerap telur produksi peternak yang kini over produksi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Para peternak di Blitar, Jawa Timur, salah satu sentra produksi telur nasional, beramai-ramai membagikan telur ke masyarakat.
  • Harga telur di tingkat peternak saat ini hanya Rp21 ribu per kilogram, sementara harga acuan pemerintah (HAP) telur di peternak Rp24.500 hingga Rp26.500.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang segera turun tangan menyerap telur produksi peternak yang kini over produksi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Budi mengatakan, stok telur ayam di dalam negeri saat ini sedang surplus hingga 12 persen. "Kemarin ada beberapa daerah ya, terutama di Jawa Timur, di Blitar itu harga telur itu kan turun," kata Budi saat jumpa pers di Kantor Kementerian Perdagangan RI  Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurut Budi, upaya tersebut bisa membuat harga telur ayam kembali melonjak atau minimal mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET).

Seperti diketahui, produksi telur saat ini melimpah namun tidak diimbangi dengan harga jual yang memadai. Harga telur di tingkat peternak anjlok dan peternak mengeluh rugi karena harga pakan yang makin mahal.

Para peternak di Blitar, Jawa Timur, salah satu sentra produksi telur nasional, beramai-ramai membagikan telur ke masyarakat. Pemerintah menetapkan batas Harga Eceran Tertinggi (HET) telur ayam ras berkisar antara Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

"Karena produksi (telur) tadi naik kan kita surplus 12 persen dari pertanian. Nah kemarin kami sudah komunikasi dengan kepala MBG, Ibu Nanik, bahwa telur tadi akan diserap oleh para SPPG. Ini kan berarti bisa mendekati harga HET," kata dia.

Selain diserap melalui program MBG, Budi juga berharap agar telur dimasukkan dalam komponen bantuan pangan karena telur ayam bisa menjadi substitusi untuk bahan pokok seperti minyak goreng atau beras.

"Maka bantuan pangan tidak mesti Minyakita atau beras, tapi bisa juga telur. Jadi ini dalam rangka menyerap produk-produk makanan kita atau produk bahan pokok kita yang memang produksinya sekarang nambah," katanya.

Baca juga: Harga Telur Bebek Anjlok, PPBN Surati DPR Soal Kesulitan yang Dihadapi Peternak

Budi juga telah mengarahkan kepada Kepala BGN yang baru untuk segera menyerap bahan pangan lainnya apabila harga jualnya  mulai anjlok seperti ayam negeri atau ayam kampung.

Menurut Budi, apabila harga ayam sudah mulai turun dari HET, maka BGN wajib menyerapnya untuk program MBG agar harga tersebut bisa kembali meningkat.

"Tidak hanya telur, jadi kebutuhan bahan pokok seperti misalnya ikan, misalnya ayam. Daging ayam apabila harga turun di bawah HET, maka BGN juga akan kita minta untuk menyerap di SPPG. Jadi tadi kesepakatannya itu saja," kata dia.

Frustrasi Harga Jatuh, Peternak Blitar Bagikan Telur

Peternak ayam petelur di Blitar, Tulungagung, Kediri dan Trenggalek, Jawa Timur membagikan telur gratis kepada masyarakat, Senin (1/6/2026) sebagai bentuk protes anjloknya harga telur di tingkat peternak yang dinilai menekan usaha peternakan rakyat.

Aksi bagi telur gratis tersebut mereka gelar di depan Kantor Bupati Blitar. Koordinator lapangan aksi, Suyanto, mengatakan para peternak membagikan sekitar satu juta butir telur secara cuma-cuma sebagai simbol keprihatinan terhadap kondisi usaha yang sedang dihadapi.

Baca juga: Harga Telur Ayam Turun di Tengah Mahalnya Pakan, Pemerintah Diminta Intervensi Lewat MBG

"Hari ini, kami membagikan 1 juta butir telur yang diangkut dalam 200 unit mobil pickup secara gratis kepada masyarakat. Ini bentuk keprihatinan kami dengan harga telur yang terus turun," kata Suyanto, dikutip dari TribunJatim.com.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved