Selasa, 16 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

AS-Iran Damai, Menkeu Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang, Bisa Dialihkan ke Program Presiden

Jika perdamaian antara AS-Irant erwujud dan kondisi pasar energi kembali stabil, kebutuhan anggaran untuk subsidi diperkirakan akan menurun.

Tayang:
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
AS-IRAN DAMAI - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah telah menyalurkan anggaran Rp 203,7 triliun untuk belanja kompensasi dan subsidi hingga 31 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai perdamaian AS-Iran berpotensi menurunkan kebutuhan anggaran subsidi yang sebelumnya disiapkan menghadapi gejolak energi.
  • Ruang fiskal yang tercipta dapat dimanfaatkan untuk membiayai program prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden.
  • Hingga 31 Mei 2026, realisasi belanja subsidi dan kompensasi mencapai Rp203,7 triliun atau 45,6 persen dari pagu APBN.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, meredanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi memberikan dampak positif terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Purbaya, selama ketegangan geopolitik berlangsung, pemerintah telah menyiapkan sebagian anggaran sebagai antisipasi apabila harga energi dan subsidi meningkat akibat gejolak global.

Namun, jika perdamaian antara AS dan Iran benar-benar terwujud dan kondisi pasar energi kembali stabil, kebutuhan anggaran untuk subsidi diperkirakan akan menurun.

Baca juga: Bertemu Prabowo, Menlu Qatar Bawa Komitmen Investasi 4 Miliar Dolar AS

"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi. Sehingga akan jauh berkurang," kata Purbaya usai ditemui di Gedung DPR RI, dikutip Selasa (16/6/2026).

Dia menjelaskan, pemerintah akan terus mencermati perkembangan situasi global sebelum melakukan penyesuaian terhadap alokasi anggaran negara.

"Ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh Presiden, jadi kita liat seperti apa? dan baru kita adjust," tegas dia.

Untuk informasi, pemerintah telah menyalurkan anggaran Rp 203,7 triliun untuk belanja kompensasi dan subsidi hingga 31 Mei 2026.

Realisasi tersebut setara 45,6 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan untuk menghentikan permusuhan setelah lebih dari tiga bulan konflik yang memicu kekacauan geopolitik dan mengguncang pasar energi dunia.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan adanya kesepakatan tersebut dan menyatakan blokade terhadap pelabuhan Iran akan dicabut.

Pernyataan itu diikuti laporan dari media Iran Mehr News, yang mengklaim memperoleh rincian 14 poin Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua negara.

Jika benar diterapkan, kesepakatan ini berpotensi menjadi langkah penting dalam meredakan konflik di Timur Tengah sekaligus menstabilkan pasokan minyak global.

Berikut 14 poin kesepakatan damai AS-Iran:

1. Penghentian Perang Secara Permanen

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved