Senin, 1 September 2025

Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

Pusat Krisis dan Kegawatdarutaan Disiagakan Hadapi Demo di Jakarta

Dinas Kesehatan Jakarta menyiagakan pusat krisis dan kegawatdaruratan Daerah (PK3D) dalam menghadapi situasi demonstrasi warga di sejumlah titik

TRIBUNNEWS/HERUDIN
AKSI MAHASISWA - Mahasiswa gabungan dari sejumlah kampus terlibat bentrok dengan polisi saat demonstrasi di sekitar Jalan Semanggi Jakarta dekat Polda Metro Jaya, Jumat (29/8/2025). Aksi demonstrasi itu untuk mendesak kepolisian menghukum pelaku anggota Brimob yang melindas pengendara ojek online Affan Kurniawan hingga tewas menggunakan rantis. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melaporkan Dinas Kesehatan Jakarta menyiagakan pusat krisis dan kegawatdaruratan Daerah (PK3D) dalam menghadapi situasi demonstrasi warga di sejumlah titik.

Selain itu juga ada menyiagakan layanan medis nasional atau public safety center (PSC).

PK3D adalah unit organisasi di bawah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang bertanggung jawab atas penanganan krisis kesehatan dan situasi gawat darurat medis di tingkat daerah.

PK3D merupakan evolusi dari unit sebelumnya yang bernama Ambulans Gawat Darurat (AGD), yang diubah namanya berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 57 Tahun 2022 untuk memperluas cakupan layanan.

Sebagai pusat rujukan, PK3D berfokus pada respons cepat terhadap berbagai kejadian seperti bencana, kecelakaan, kerusuhan sosial, atau pandemi, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan sumber daya profesional.

“Kemenkes menyiagakan PSC 119 dan RS rujukan di RS Fatmawati jika dibutuhkan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025).

Disampaikan juga bahwa ada 21 ambulans, satu unit TRC (tim reaksi cepat), 52 petugas kesehatan, dan 1 pos kesehatan disiapkan untuk warga terdampak maupun peserta demonstrasi yang mengalami luka-luka.

Sampai Jumat pagi (29/8), pasien yang ditangani berjumlah 61 pasien sementara total yang dirujuk dan datang ke Rumah Sakit (RS) sebanyak 10 Pasien.

Adapun titik layanan kesehatan berada di depan Hotel Arya Duta, lampu Merah Senen arah Kimia Farma, Pasar Jaya Senen arah gunung sahari, lampu Merah Senen arah Kimia Farma, pasar Jaya Arah PMI Salemba, depan Manggala Wanabakti, depan gedung DPR, kolong Slipi, Tugu Tani.

Kemudian, kawasan samping SCBD Polda Metro Jaya, kawasan SCBD, kawasan MPR/DPR, RS Kramat 128, Atrium, RSPAD Gatot Soebroto dan RSUD Kemayoran.

Baca juga: Situasi Dalam Negeri Tak Kondusif, Prabowo Putuskan Batal Hadiri Parade Militer China

Sementara puskesmas yang melayani adalah puskesmas Cempaka Putih, puskesmas Duren Sawit, puskesmas Grogol Petamburan, puskesmas Jatinegara, puskesmas Kramat Jati, puskesmas Mampang Prapatan, puskesmas Senen.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan