Senin, 1 September 2025

Ibadah Haji 2023

Pesan KH Ahmad Said Asrori untuk Jemaah Haji Indonesia: Jaga Hati dan Pikiran

Secara khusus, KH Asrori memberikan imbauan kepada para jemaah haji lansia tentang arknanul haji, wa wujubatul haji.

Tribunnews.com/Rachmat Hidayat
Jemaah haji menjalankan ibadah di Kakbah di Makkah Al-Mukarramah. Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Said Asrori mengimbau kepada para jemaah haji Indonesia untuk menghemat tenaga jelang pelaksanaan puncak haji. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Said Asrori mengimbau kepada para jemaah haji Indonesia untuk menghemat tenaga jelang pelaksanaan puncak haji.

"Mengimbau jemaah Indonesia, untum menjaga kesehatannya. Menjaga kekuatannya, menghemat tenaganya. Karena kita akan menghadapi puncak haji," ujarnya.

Baca juga: Serapan Kuota Haji Indonesia Capai 99,6 Persen, Fase Kedatangan Jemaah ke Tanah Suci Pun Selesai

Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan secara bertahap ke Arafah pada 8 Zulhijah 1444 H. Langsung menggunakan kain ihram dan mengambil miqat di hotel tempat para jemaah menginap.

Secara khusus, KH Asrori memberikan imbauan kepada para jemaah haji lansia tentang arknanul haji, wa wujubatul haji.

"Yaitu rukun rukun haji dan wajib hajinya bisa sempurna. Jangan utamakan yang diluar wajibnya sehingga tenaga dan fisiknya bisa dimaksimalkan," imbau KH Asrori.

Baca juga: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Suci, Bersiap Wukuf di Arafah 9 Zulhijah

Menghadapi puncak haji, katanya lagi yang juga penting untuk dijaga adalah hati dan fikiran.

"Bersyukur kepada Allah, berbahagia, gembira, karena ini nikmat yang luar biasa yang dianugerahkan Allah kepada kita semua," ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan