Haji 2026
Tips Menjaga Kesehatan pada Masa Tunggu bagi Para Calon Jemaah Haji
Jelang keberangkatan haji, calon jemaah diimbau memanfaatkan masa tunggu untuk mempersiapkan fisik, berikut tips menjaga kesehatan sebelum haji.
TRIBUNNEWS.COM – Menunaikan ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan finansial dan kesabaran menunggu antri keberangkatan saja, namun juga kesiapan fisik yang optimal.
Saat ini, masih banyak calon jemaah haji yang masih hanya terfokus pada perlengkapan keberangkatan saja.
Padahal kondisi tubuh yang prima juga menjadi kunci utama agar ibadah berjalan lancar dan maksimal.
Mengutip dari kemenhaj.ri, para calon jemaah haji diimbau untuk bisa memanfaatkan masa tunggu sebelum keberangkatan haji untuk mempersiapkan fisik dan mental sebelum menunaikan ibadah haji.
Masa tunggu ini terhitung sejak tiga bulan sebelum keberangkatan para calon jemaah haji.
Fase ini dianggap sebagai golden period atau masa emas dalam persiapan kesehatan mental dan fisik para calon jemaah haji.
Masa tunggu bukan berarti berdiam diri, tetapi justru ini menjadi wkatu emas untuk mempersiapkan fisik dan mental agar tetap prima saat harinya tiba nanti.
Tubuh yang sehat akan memudahkan kita dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Pada periode ini, tubuh masih bisa dilatih dan dioptimalkan agar siap menghadapi rangkaian ibadah haji yang padat.
Baca juga: Doa Ketika Minum Air Zam-zam, Sumur Kehidupan Jemaah Haji dan Umroh
Tips Menjaga Kesehatan pada Masa Tunggu bagi Para Calon Jemaah Haji:
Mengutip dari tayangan YouTube OASE Tribunnews, Dr. Kristia Fahmi, Sp.P yang merupakan dokter dari RSUD Dr Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur sekaligus PPIH Arab Saudi 2026 Layanan Kesehatan Penempatan Daker Makkah - KKHI Makkah menyebutkan terdapat beberapa tips yang bisa diikuti oleh para calon jemaah haji dalam memanfaatkan masa tunggu untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum menunaikan ibadah haji.
Berikut tips menjaga kesehatan pada masa tunggu bagi calon jemaah haji:
1. Manfaatkan Golden Period untuk Persiapan Fisik
Tiga bulan sebelum keberangkatan menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kondisi tubuh.
Calon jemaah disarankan mulai membiasakan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bangun pagi, dan menjaga stamina.
2. Lakukan Latihan Fisik Secara Rutin
Latihan tidak harus berat, namun harus konsisten.
Misalnya jalan kaki selama 15–30 menit setiap hari dapat membantu melatih daya tahan tubuh karena menyerupai aktivitas tawaf dan sa’i.
Latihan peregangan, naik turun tangga, dan latihan pernapasan juga bisa dilakukan sebagai latihan fisik rutin lainnya.
3. Berlatih untuk Beradaptasi terhadap Cuaca Panas
Cuaca di Arab Saudi cenderung lebih panas dibanding Indonesia.
Maka calon jemaah bisa mulai berlatih melakukan aktivitas di pagi menjelang siang untuk membantu tubuh beradaptasi.
Selain itu, para calon jemaah haji wajib memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi kafein guna mencegah dehidrasi.
Baca juga: Doa Haji Mabrur dan Kunci Ibadah Haji Agar Diterima Allah
4. Lengkapi Vaksinasi Wajib dan Tambahan
Vaksinasi menjadi syarat penting sebelum berangkat haji.
Maka para calon jemaah haji wajib sudah melengkapi daftar vaksinasinya seperti meningitis hingga COVID-19.
Selain itu, vaksin tambahan seperti influenza dan pneumokokus juga dianjurkan, terutama bagi jemaah berisiko tinggi.
5. Pastikan Penyakit yang Penyerta Terkontrol atau Teratasi
Bagi calon jemaah yang memiliki penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau jantung, penting untuk memastikan kondisi tetap stabil.
Rutin minum obat, kontrol ke dokter, serta memantau kondisi kesehatan harus dilakukan secara disiplin.
6. Siapkan Obat dan P3K Pribadi
Calon jemaah disarankan membawa obat pribadi dalam jumlah cukup, bahkan dilebihkan dari kebutuhan selama di tanah suci.
Selain itu, perlengkapan P3K seperti obat demam, obat nyeri, obat lambung, oralit, plester, dan antiseptik juga perlu disiapkan.
Baca juga: Jadwal Perjalanan Haji 1447 H/2026 M, Mulai Berangkat pada 22 April 2026
7. Terapkan Pola Makan Seimbang
Pola makan sehat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.
Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, serat, serta cukup cairan.
Hindari makanan instan dan konsumsi berlebihan yang dapat memicu gangguan kesehatan.
8. Wajib Istirahat Cukup
Para calon jemaah haji juga wajib memperhatikan waktu istrirahatnya agar selalu cukup.
Waktu istirahat yang normal adalah 6-8 jam per hari.
9. Peran Keluarga sebagai Support System
Keluarga memiliki peran penting dalam membantu menjaga kesehatan calon jemaah.
Maka keluarga di rumah wajib mulai mengingatkan jadwal minum obat hingga menjaga kondisi psikologis para calon jemaah haji agar tetap tenang.
Selain itu, peserta wajib untuk selalu berpikir positif dan kelola stres, hindari pikiran-pikiran yang menyebabkan kemunculan stres.
10. Jaga Konsistensi dan Disiplin
Kunci utama dalam menjaga kesehatan adalah konsistensi.
Latihan rutin dan pola hidup sehat yang dijalani sejak dini akan membantu calon jemaah lebih siap secara fisik.
Hindari juga kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat selama sebelum keberangkatan, seperti merokok, hingga makan makanan yang tidak sehat.
Jaga diri agar selalu dalam kondisi optimal, dengan persiapan yang matang selama masa tunggu, calon jemaah haji diharapkan dapat menjalani ibadah dengan lancar dan meraih haji yang mabrur.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jemaah-haji-melaksanakan-tawaf-mengelilingi-Kabah-di-Masjidil-Haram-Makkah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.