Selasa, 28 April 2026

Haji 2026

Kemenhaj Pastikan Distribusi Koper Jemaah Haji Tepat Waktu Jelang Keberangkatan

Kemenhaj pastikan kesiapan logistik jemaah haji 2026, khususnya distribusi koper terus dimatangkan melalui pengawasan dan sidak ke penyedia.

Tayang:
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS/
HAJI 2026 - Jadwal lengkap penyelenggaraan Haji 2026. Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan logistik jemaah haji 2026, khususnya distribusi koper, terus dimatangkan melalui pengawasan dan sidak ke penyedia. TRIBUNNEWS 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan logistik jemaah haji 2026, khususnya distribusi koper, terus dimatangkan melalui pengawasan dan sidak ke penyedia.
  • Penyedia koper berasal dari Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan pengawasan intensif sejak 13 April 2026 agar distribusi berjalan tepat waktu.
  • Operasional haji 2026 dimulai 21–22 April, dengan keberangkatan jemaah berlangsung hingga 21 Mei melalui 16 embarkasi dan sistem fast track di empat bandara.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Haji dan Umrah memastikan bahwa kesiapan logistik jemaah haji 2026 terus dimatangkan.

Hal ini khususnya terkait distribusi koper yang menjadi salah satu perlengkapan penting menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Direktur Pengawasan Haji Reguler, Rudi Nurudin Ambary, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penyedia koper untuk memastikan proses produksi hingga distribusi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan bahwa penyedia koper jemaah haji berasal dari maskapai penerbangan yang melayani keberangkatan, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh koper dapat terdistribusi kepada jemaah tepat waktu.

"Hal ini untuk memastikan bahwa koper tersebut dapat terdistribusi kepada jemaah haji sesuai jadwal," ujar Rudi, dikutip dari laman haji.go.id, Kamis (16/4/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bagian dari pengawasan intensif yang dilakukan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah guna menjamin kualitas serta ketepatan waktu distribusi perlengkapan jemaah.

"Ditjen telah melakukan inspeksi ke perusahaan pembuat koper bagi jemaah. Kami berharap koper dapat segera didistribusikan," lanjutnya.

Menurut Rudi, pengawasan terhadap penyediaan perlengkapan jemaah haji telah dimulai sejak 13 April 2026 dan akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi.

Ia pun menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan layanan penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal, terutama menjelang semakin dekatnya jadwal keberangkatan.

"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan koper dapat diterima jemaah sesuai jadwal yang telah ditetapkan," tegasnya.

Baca juga: Distribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Dipastikan Siap, Target Aktivasi Selesai sebelum Keberangkatan

Dengan pengawasan yang semakin diperketat, pemerintah berharap proses distribusi koper dan perlengkapan lainnya dapat berjalan lancar, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah Indonesia dalam mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Keberangkatan Jemaah Dimulai 22 April hingga 21 Mei 2026

Operasional penyelenggaraan ibadah haji akan dimulai pada 21 April 2026.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan pada tanggal tersebut para jemaah mulai masuk asrama haji untuk kemudian berangkat ke tanah suci.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved