Ibadah Haji 2026
Menhaj: Pemerintah Jamin Keamanan Jemaah Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah
Pemerintah, kata Gus Irfan, telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk keamanan jemaah Indonesia.
Ringkasan Berita:
- Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Banten (JKB-01) di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (22/4/2026).
- Gus Irfan mengakui bahwa pelaksanaan haji pada tahun ini terjadi di tengah konflik di kawasan Timur Tengah.
- Pemerintah, kata Gus Irfan, telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk keamanan jemaah Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Banten (JKB-01) di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (22/4/2026).
Gus Irfan mengakui bahwa pelaksanaan haji pada tahun ini terjadi di tengah konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: 13 WNI Terciduk Berangkat Haji Pakai Visa Kerja, Menhaj: Kalau Lolos Juga Tetap Tak Bisa Ikut Ibadah
"Kita juga tidak menutup mata bahwa perjalanan ini berlangsung di tengah dinamika global, termasuk meningkatnya konflik di Timur Tengah," kata Gus Irfan.
Dirinya mengatakan kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi Pemerintah hingga keluarga jemaah.
"Situasi ini tentu menghadirkan kekhawatiran baik bagi pemerintah maupun bagi keluarga yang melepas," katanya.
Meski begitu, Gus Irfan mengatakan Pemerintah bakal menjamin keamanan jemaah haji Indonesia.
Pemerintah, kata Gus Irfan, telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk keamanan jemaah Indonesia.
"Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas terkait guna memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalankan ibadah. Itu adalah permintaan dari Presiden yang menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama," katanya.
Baca juga: Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia di Madinah 2026 Siaga 24 Jam
Sebagai informasi, kloter pertama Embarkasi Cipondoh ini berjumlah 391 jemaah yang dinyatakan siap secara fisik dan mental untuk menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Pada tahun 2026, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah.
Berdasarkan data aplikasi Nusuk Masar, kuota tersebut terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler (92 persen) dan 17.680 jemaah haji khusus (8 persen).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteriiiii-haji-keamaaann-jemaah.jpg)