Senin, 4 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

140 Bus Shalawat Disiagakan di Terminal Ajyad, Jemaah Haji Hanya Perlu Tunggu 5-10 Menit

Sebanyak 140 unit bus shalawat disiagakan di Terminal Ajyad untuk memfasilitasi mobilitas jemaah haji Indonesia selama 24 jam penuh

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Bobby Wiratama
Media Center Haji 2026/Sri Juliati
TERMINAL AJYAD - Suasana Terminal Bus Ajyad, salah satu terminal di dekat Masjidil Haram pada Minggu (4/5/2026) malam hari. Terminal ini berjarak sekitar 150 meter dari pelataran Masjidil Haram 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 140 unit bus shalawat disiagakan di Terminal Ajyad untuk memfasilitasi mobilitas jemaah haji Indonesia dari wilayah Misfalah menuju Masjidil Haram.
  • Bus beroperasi selama 24 jam penuh melayani rute 16 hingga 18, dan akan terus bertambah hingga rute 21 seiring kedatangan seluruh jemaah di sektor terkait.
  • Menggunakan sistem shuttle yang terus berputar, waktu tunggu jemaah di halte dipastikan sangat singkat, yakni hanya berkisar antara 5 hingga 10 menit.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 140 unit bus shalawat disiagakan di Terminal Bus Ajyad untuk menunjang mobilitas jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah, Arab Saudi.

Terminal Bus Ajyad merupakan salah satu terminal yang berada di sekitar Masjidil Haram.

Terminal ini berjarak sekitar 150 meter dari pelataran Masjidil Haram.

Kepala Pos Terminal Bus Ajyad, Kapten M Rif'at Sitorus mengatakan, ke-140 bus shalawat ini akan melayani jemaah haji yang tinggal di wilayah pemondokan Misfalah sektor 7, 8 dan 9.

"Untuk saat ini rute yang sudah kita layani adalah rute 16, 17, dan 18. Dan akan bertambah untuk rute 19, 20 sampai 21 setelah jamaah seluruhnya datang ke wilayah Misfalah," ujar Sitorus saat ditemui tim Media Center Haji (MCH), Minggu (3/5/2026). 

Perwira Pertama dari TNI AU itu menjelaskan, bus shalawat di Terminal Ajyad beroperasi selama 24 jam penuh dengan sistem shuttle. 

Dengan sistem ini, jemaah tidak perlu menunggu lama di halte.

Waktu tunggu rata-rata hanya berkisar antara lima hingga sepuluh menit.

"Bus terus berputar, sehingga jemaah tidak perlu menunggu lama. Kita pastikan waktu tunggu sekitar 5 sampai 10 menit, tidak pernah terlambat," jelasnya.

Selain memastikan waktu tunggu tetap singkat, Sitorus juga menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kekurangan armada di rute tertentu. 

Nantinya, jemaah akan dialihkan ke rute lain yang tersedia agar tidak menunggu terlalu lama. 

Baca juga: Jemaah Haji Bisa Kirim Oleh-oleh dari Tanah Suci, Ini Tarif dan Skema Layanan Kargo PosIND

Sementara itu, petugas di lapangan akan mengawal pergerakan jemaah hingga kembali ke hotel masing-masing. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan ketertiban selama proses mobilisasi.

"Kita kawal jemaah haji sampai ke hotel sehingga mereka masih nyaman," lanjutnya.

PENGGUNA KURSI RODA - Jemaah haji asal Indonesia saat tiba di Makkah memakai kursi roda, Kamis (30/4/2026). Jemaah haji diimbau menggunakan jasa pendorong kursi roda resmi selama menjalankan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah.
PENGGUNA KURSI RODA - Jemaah haji asal Indonesia saat tiba di Makkah memakai kursi roda, Kamis (30/4/2026). Jemaah haji diimbau menggunakan jasa pendorong kursi roda resmi selama menjalankan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah. (Media Center Haji 2026/Sri Juliati/Sri Juliati)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved