Haji 2026
Tips Jaga Kesehatan Jemaah Haji: Gunakan Masker hingga Atur Pola Minum
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Etisa membagikan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu jemaah haji menjaga kesehatan selama beribadah.
Ringkasan Berita:
- Dokter spesialis gizi klinik Etisa Adi Murbawani membagikan tips sederhana agar jemaah haji tetap sehat di tengah cuaca panas dan aktivitas padat selama ibadah di Tanah Suci.
- Jemaah dianjurkan selalu memakai masker, menggantinya setiap 3–4 jam, serta menggunakan topi, kacamata, dan spray air untuk melindungi tubuh dari debu dan panas.
- Menjaga hidrasi dengan minum sedikit namun sering dinilai lebih efektif untuk mempertahankan cairan tubuh dan menjaga stamina selama menjalankan ibadah haji.
TRIBUNNEWS.COM - Menjalani ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima karena padatnya aktivitas, cuaca panas, serta mobilitas tinggi di Tanah Suci.
Dalam program Oase Tribunnews, dokter spesialis gizi klinik subspesialis kelainan metabolisme, dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si., membagikan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu jemaah haji menjaga kesehatan selama beribadah.
dr. Etisa menekankan, hal-hal sederhana justru sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama ibadah haji.
“Jadi ada tipsnya sedikit, hal-hal sepele tapi penting,” ujarnya, dikutip dari YouTube Oase Tribunnews, Kamis (14/5/2026).
Tips Jaga Kesehatan Jemaah Haji
1. Selalu Gunakan Masker untuk Lindungi Saluran Pernapasan
Menurut dr. Etisa, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting yang tidak boleh diabaikan oleh jemaah haji.
Ia menjelaskan bahwa kondisi udara yang kering, ditambah kepadatan jemaah dan debu di sekitar area ibadah, dapat dengan mudah memengaruhi kesehatan pernapasan.
“Yang pertama harus selalu pakai masker ya. Itu sangat penting sekali karena saking keringnya udara di sana jadi lembab. Tanpa kita sadari dengan banyaknya orang, debunya masuk, kemudian jemaah jadi batuk dan tidak nyaman untuk bernapas,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar masker diganti secara berkala, sekitar 3–4 jam sekali, dan tidak digunakan terlalu lama.
"Kira-kira kalau sudah 3 - 4 jam masker diganti ya. Jangan langsung 1 hari gitu tidak diganti atau bahkan berhari-hari tidak diganti," tegasnya.
Baca juga: Menuju Puncak Haji 2026: Kesiapan Tenda di Arafah Capai 90 Persen, Jemaah Diimbau Jaga Stamina
2. Gunakan Pelindung Tambahan: Spray Air, Topi, dan Kacamata
Selain masker, jemaah juga disarankan membawa spray air untuk menjaga kelembapan wajah agar tidak mudah kering akibat cuaca panas.
Penggunaan topi juga sangat dianjurkan, terutama topi bertepi lebar untuk melindungi kepala dari paparan sinar matahari langsung.
“Disarankan pakai topi, kalau bisa yang lebar. Biasanya sebelum berangkat haji sudah diinfokan oleh petugas,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan kacamata juga dinilai membantu mengurangi paparan panas sehingga tubuh tetap lebih nyaman saat beraktivitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lokasi-miqat-favorit-haji-2026.jpg)