Ibadah Haji 2026
Dari Bravo si 'Mungil', Nadi Pergerakan Bus Shalawat Layani Jemaah Haji di Makkah Dipantau
Nadi koordinasi operasional bus shalawat yang melayani jemaah haji Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi ada pada perangkat mungil bernama Bravo.
Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Nadi koordinasi operasional bus shalawat yang melayani jemaah haji Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi ada pada perangkat mungil bernama Bravo.
- Perangkat mirip handy talkie (HT) tersebut bekerja mengatur layanan transportasi jemaah haji di Kota Suci lancar.
- Petugas haji layanan transportasi dapat memantau kondisi terminal, pergerakan armada, hingga situasi jemaah haji melalui bravo.
TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH - "Terminal Syib Amir, Wakil Komandan Syib Amir, markas monitor," ucap Syamsul Jamal sambil menggenggam perangkat komunikasi di tangannya.
Tak berselang lama, suara balasan langsung terdengar dari ujung komunikasi.
"Masuk, masuk, masuk."
Baca juga: Tak Ikut KBIHU, Jemaah Haji Tetap Dapat Layanan Maksimal
"Roger… Bagaimana kondisi dan situasi terkini yang ada di Syib Amir? Silakan dipantulkan."
"Kondisi saat ini di Syib Amir sudah kembali aman, ada 1, 2, 3 jemaah yang tersisa. Sekarang kondusif. Kembali ke markas."
"Roger tercopy dan termonitor. Terima kasih atas kerjasamanya. Mudah-mudahan layanan transportasi ke depannya lebih lancar," ujar Syamsul menutup percakapan sembari meletakkan perangkat bernama Bravo yang sejak tadi digenggamnya.
Percakapan singkat itu menjadi gambaran bagaimana perangkat mirip handy talkie (HT) tersebut bekerja sebagai tulang punggung koordinasi operasional bus shalawat yang melayani jemaah haji Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi.
Perangkat itu berwarna hitam, ringkas, dan mudah digenggam dengan satu tangan. Ada beberapa tombol di bagian depan dan samping seperti pengatur volume serta dibekali layar sentuh.
Pengendali layanan bus shalawat, Syamsul Jamal menjelaskan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 dari layanan transportasi dapat memantau kondisi terminal, pergerakan armada, hingga situasi jemaah haji melalui bravo.
"Kami pergunakan Bravo sebagai alat komunikasi setiap saat, 24 jam non-stop untuk memantau pergerakan jemaah dan pelayanan para petugas yang berada di terminal maupun di halte-halte ataupun di wilayah-wilayah sektor," kata Syamsul kepada tim Media Center Haji (MCH), Minggu (10/5/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bravo-shalawat.jpg)