Haji 2026
Skema Pemberangkatan Jemaah Haji ke Arafah, 527 Kloter Bergerak Mulai Pukul 07.00 WAS
527 kloter jemaah haji Indonesia dijadwalkan bergerak secara bertahap dari Makkah menuju Arafah mulai 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin (25/5/2026).
Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mematangkan skema pemberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Arafah menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Sebanyak 527 kloter jemaah haji Indonesia dijadwalkan bergerak secara bertahap dari Makkah menuju Arafah mulai 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin, 25 Mei 2026.
Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman mengatakan telah menyusun jadwal dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat agar proses keberangkatan berjalan tertib dan tidak terjadi penumpukan jemaah di hotel maupun keterlambatan bus.
"Trip pertama dari Makkah akan dimulai pukul 07.00 pagi, karena itu kami membuat SOP yang wajib dipatuhi jemaah," kata Syarif kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Rabu (20/5/2026) malam.
Dalam skema tersebut, jemaah diminta mulai menyiapkan seluruh kebutuhan enam jam sebelum keberangkatan menuju Arafah.
Kemudian, tiga jam sebelum keberangkatan, seluruh jemaah sudah diwajibkan mengenakan pakaian ihram.
"Satu jam sebelum berangkat, jemaah sudah harus turun dan berkumpul di lobi hotel," ujarnya.
Menurut Syarif, seluruh jadwal pergerakan sudah diatur secara detail agar keberangkatan menuju Armuzna dapat berjalan tepat waktu.
Ia menepis anggapan yang menyebutkan, pemberangkatan jemaah ke Arafah berdasarkan qur'ah atau undian. Ia memastikan hal tersebut tidak lagi ada.
"Kalau jadwal itu dipatuhi dan dipahami oleh semua pihak, insya Allah tidak ada keterlambatan pada saat pergerakan ke Armuzna," katanya.
Baca juga: Jemaah Haji Asal Jakarta yang Hilang Ditemukan Meninggal, Petugas Siapkan Badal Haji untuk Almarhum
Pola pengaturan serupa juga akan diterapkan saat pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah, Mina, hingga kembali lagi ke Makkah.
Seluruh mobilisasi jemaah nantinya dikontrol langsung oleh Ketua Regu (Karu) yang bertanggung jawab terhadap masing-masing kelompok jemaah.
"Seluruh pergerakan dikontrol oleh ketua regu sehingga semua pihak bisa memahami dan menyadari jadwal yang sudah dibuat," ujar Syarif.
Untuk mendukung mobilitas jemaah, PPIH Arab Saudi bekerja sama dengan Naqabah atau otoritas transportasi Arab Saudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jemaah-haji-lansia-lakukan-umrah.jpg)