Senin, 25 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Cek Kesiapan di Mina, Dahnil Pastikan Semua Jemaah Haji Kebagian Tenda

Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan seluruh jemaah haji Indonesia di Mina mendapat tenda dan fasilitas istirahat yang layak.

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
Media Center Haji 2026
CEK TENDA MINA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan peninjauan tenda-tenda Mina untuk jemaah haji Indonesia dan lanjut menyusuri jalan menuju jamarat, Sabtu (23/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan seluruh jemaah haji Indonesia di Mina mendapat tenda dan fasilitas istirahat yang layak.
  • Ia menertibkan kavling tenda agar sesuai aturan serta memeriksa kesiapan toilet dan kamar mandi.
  • Dahnil juga mengingatkan jemaah menjaga stamina karena harus menempuh jarak hingga 28 kilometer saat melaksanakan rangkaian ibadah di Mina.

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pengecekan langsung kesiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia di Mina, Makkah, Arab Saudi menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.

Dalam kunjungannya, Dahnil memastikan seluruh jemaah haji mendapatkan fasilitas tenda dan tempat istirahat yang layak selama berada di Mina.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan tidak ada jemaah yang kehilangan haknya untuk memperoleh tenda, tempat tidur, maupun area beristirahat saat fase Armuzna berlangsung.

"Kami memastikan jumlah tenda sesuai dengan kebutuhan, jadi tidak ada jemaah yang tidak memperoleh tenda, tempat tidur, dan tempat istirahat," kata Dahnil kepada tim Media Center Haji, Sabtu (23/5/2026).

Selain memastikan kapasitas tenda mencukupi, Dahnil bersama jajaran juga memantau proses penertiban kavling tenda yang sebelumnya dipasangi penanda oleh sejumlah oknum maupun KBIHU.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar penempatan jemaah tetap sesuai aturan dan tidak mengganggu pengaturan resmi yang telah disiapkan pemerintah.

Tak hanya itu, Wamenhaj turut memeriksa kondisi fasilitas pendukung lain di kawasan Mina, termasuk kesiapan kamar mandi dan toilet yang akan digunakan para jemaah haji Indonesia.

"Yang jelas hari ini (kemarin, red), saya dan kawan-kawan meninjau pembersihan kavling-kavling yang dilakukan oleh KBIHU atau oknum tertentu," tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, Dahnil juga mengimbau agar jemaah mulai menyiapkan stamina fisik yang prima dan beristirahat cukup guna menghadapi rute pejalan kaki yang cukup panjang di jalur Mina menuju Jamarat.

Baca juga: 1.200 Petugas Kesehatan Disiagakan Selama Puncak Haji di Armuzna

"Dari tenda terjauh kita di markas 12 ke Jamarat itu kemungkinan 3,5 kilometer. Jadi kalau pulang balik perhitungannya 7 kilometer per hari," kata Dahnil.

Ia merinci, bagi jemaah haji yang mengambil pilihan nafar awal, estimasi total jarak tempuh berjalan kaki akan mencapai 21 kilometer. 

Sementara bagi yang mengambil nafar tsani, total jarak tempuhnya menjadi sekitar 28 kilometer.

Diakui Dahnil, fase di Mina menjadi salah satu titik yang membutuhkan pergerakan fisik paling signifikan dibandingkan dengan wukuf di Arafah maupun mabit di Muzdalifah.

Ia pun memastikan seluruh petugas operasional dan perlindungan siap bersiaga penuh untuk mendampingi serta membantu jemaah selama di Mina, khususnya saat melontar jumrah di Jamarat.

Nantinya, para petugas akan disebar dan bersiaga di lima titik pos di sepanjang jalur Jamarat. Mereka dapat dikenali dengan mudah melalui seragam dan topi berwarna cokelat.

"Informasi penting untuk jemaah yang melalui jalur ini, mohon untuk tidak panik dan tetap bergerak secara rombongan," ujar Dahnil. (*)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved