Ibadah Haji 2026
Sidak Jelang Armuzna, Timwas DPR Temukan Distribusi Makanan Jemaah Haji Belum Merata
Tim Pengawas DPR menemukan distribusi makanan bagi jemaah haji Indonesia belum berjalan merata.
Ringkasan Berita:
- Sidak Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menjelang puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) menemukan distribusi makanan bagi jemaah haji Indonesia belum berjalan merata.
- Erma yang berada di tim pengawasan bidang konsumsi menemukan sejumlah persoalan yang dinilai harus segera mendapat perhatian pemerintah dan penyelenggara haji.
- Salah satu temuan berada di sektor 7, tepatnya di Hotel 702 yang dihuni empat kelompok terbang (kloter).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidak yang dilakukan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menjelang puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) menemukan distribusi makanan bagi jemaah haji Indonesia belum berjalan merata.
Temuan tersebut disampaikan anggota Timwas Haji DPR RI Fraksi PKB, Siti Mukaromah usai melakukan inspeksi mendadak di sejumlah sektor pelayanan jemaah, mulai dari transportasi, akomodasi, kesehatan hingga konsumsi di Makkah.
Baca juga: Kemenhaj Minta Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Didistribusikan untuk Warga Palestina
"Konsumsi ini menjadi salah satu sektor yang sangat penting dan urgent, karena menyangkut kebutuhan dasar jemaah haji yang akan menjalani ibadah fisik sangat berat saat Armuzna," kata Erma, sapaan akrab Siti Mukaromah, dalam keterangan yang diterima, Minggu (24/5/2026).
Dalam sidak tersebut, Erma yang berada di tim pengawasan bidang konsumsi menemukan sejumlah persoalan yang dinilai harus segera mendapat perhatian pemerintah dan penyelenggara haji.
Salah satu temuan berada di sektor 7, tepatnya di Hotel 702 yang dihuni empat kelompok terbang (kloter).
Namun hingga sidak dilakukan, makanan siap saji baru tersedia untuk satu kloter.
"Artinya masih ada tiga kloter yang belum tersedia makanannya. Padahal malam itu makanan seharusnya sudah terdistribusi kepada jemaah melalui pimpinan kloter," katanya.
Menurut Erma, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena belum ada kepastian waktu distribusi makanan bagi jemaah.
Bahkan, Timwas DPR mengaku mengalami kendala komunikasi saat mencoba memastikan jadwal kedatangan logistik konsumsi.
"Kami berharap makanan itu segera sampai agar stok makanan benar-benar siap di tangan jemaah sebelum keberangkatan menuju Arafah. Jangan sampai jemaah berangkat tetapi belum memiliki kesiapan konsumsi," ujarnya.
Selain belum meratanya distribusi, Timwas DPR juga menyoroti pola penyaluran makanan yang dinilai belum mengakomodasi seluruh jadwal keberangkatan jemaah menuju Armuzna.
Berdasarkan informasi yang diterima Timwas, stok makanan baru dipersiapkan bagi jemaah yang berangkat pada pagi hari.
Padahal, proses keberangkatan dilakukan bertahap mulai pagi, siang, sore hingga malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TENDA-DI-ARAFAH-Pengecekan-kesiapan-tenda-di-Arafah-y.jpg)