Tragedi Kemanusiaan Rohingya
Memprihatinkan! 300 Ribu Orang Lakukan Eksodus, Begini Kondisi Pengungsi Rohingya
PBB telah meningkatkan perkiraan jumlah pengungsi dari data tersebut ke angka 300 ribu jiwa.
Editor:
Ferdinand Waskita
Di antaranya adalah berupa bantuan air bersih, sanitasi, dan makanan.
Saat ini memang banyak dari mereka yang tidak memiliki tempat berteduh.
Aung San Suu Kyi angkat bicara
Peraih Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait nasib kaum Rohingya.
Seperti diketahui, Suu Kyi merupakan penasihat negara Myanmar dan menjadi pemimpin de facto negara tersebut.
Dilansir dari CNN, ia mengatakan bahwa pemerintahannya bekerja untuk melindungi hak Rohingya.
Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan.
Baca: Perilaku AM Keterlaluan, Ajak Anak Pertama Indria Kameswari ke Bar Saat Malam Idul Adha
"Kami tahu betul apa artinya dicabut hak asasi manusia dan perlindungan demokrasi," ungkap Suu Kyi.
"Jadi kami memastikan agar semua orang di Myanmar melindungi hak kemanusiaan," tambahnya.
Selama telepon tersebut, Suu Kyi pun mengatakan banyak informasi keliru yang didistribusikan untuk mempromosikan kepentingan para teroris.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintahannya telah bekerja keras untuk memastikan bahwa terorisme tidak menyebar ke seluruh negara. (TribunWow.com/Galih Pangestu J)