Jumat, 17 April 2026

Pengamat: Kecewa dengan NATO dan Uni Eropa, Turki Ingin Gabung dengan BRICS

Erdogan percaya, ada kebutuhan untuk mendiversifikasi kebijakan luar negeri Turki.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
AFP/Vladimir Astapkovich
Preesiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin 

Bakhrevskiy menilai, dengan menolak untuk menarik dukungan bagi pasukan pimpinan Kurdi, AS dipandang oleh banyak warga di Turki sebagai pihak yang mengancam secara langsung negara mereka

Erdogan pun tidak ragu untuk memanfaatkan sentimen tersebut.

"Anti-Amerikanisme populer, ia (Erdogan) adalah seorang politikus, ia akan melakukan apa yang disukai warganya itu,".

Pada saat yang sama, hubungan Turki dengan Rusia mencapai titik terendahnya saat Turki menenggelamkan jet Rusia pada November 2015.

Namun kini hubungan kedua negara itu telah pulih karena mendapatkan momentum yang tepat.

Cepat membaiknya hubungan Rusia dan Turki merupakan bukti bahwa dua pihak itu benar-benar saling membutuhkan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved