Kakak perempuan raja Thailand calonkan diri jadi perdana menteri
Pencalonan Ubolratana Mahidol memutus jarak antara keluarga kerajaan dan politik, sekaligus menjadi ancaman serius bagi pemerintahan militer
Putri Ubolratana Mahidol, kakak perempuan raja Thailand, mengajukan diri untuk bertarung dalam pemilihan perdana menteri.
Merujuk dokumen pendaftarannya, Ubolratana yang kini berusia 67 tahun akan maju ke pemilihan dengan sokongan partai yang berkoalisi dengan mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Shinawatra.
Langkah tak terduga Ubolratana ini memutus tradisi keluarga kerajaan Thailand yang selama ini tak terjun ke politik.
Pemilihan umum Thailand dijadwalkan berlangsung 24 Maret mendatang. Ajang ini dianggap sebagai kesempatan bagi demokrasi Thailand setelah selama lima tahun terakhir berada di bawah pemerintahan militer.
- Thailand cabut larangan kampanye politik, empat tahun setelah kudeta
- Dua mayat korban mutilasi di Thailand merupakan pengkritik militer Thailand
- Thailand legalkan ganja untuk kesehatan: 'Hadiah Tahun Baru untuk rakyat Thailand'
Siapa Ubolratana Mahidol?
Lahir tahun 1951, putri pertama almarhum raja Bhumibol Adulyadej ini memiliki nama lengkap Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi.
Setelah menikah dengan pria asal Amerika Serikat tahun 1972, dia menanggalkan gelar kerajaannya. Uboratana pun pindah ke AS.
Ketika pernikahan itu berakhir, Ubolratana pulang ke Thailand dan kembali berpartisipasi dalam kehidupan kerajaan.
Ubolratana aktif di media sosial. Ia juga membintangi sejumlah film produksi Thailand.
Ubolratana memiliki tiga anak, salah satunya meninggal tatkala gelombang tsunami menerjang Thailand tahun 2004. Dua anaknya yang lain kini masih menetap di AS.
Putri kerajaan ini terdaftar sebagai calon perdana menteri dari Partai Thai Raksa Chart. Partai ini loyal terhadap keluarga Shinawatra yang kontroversial, yang mendominasi perpolitikan Thailand selama bertahun-tahun.
Siapa tokoh lain yang ikut pemilu?
Perdana Menteri Thailand saat ini, Prayuth Chan-ocha, juga menyatakan bahwa ia akan kembali maju ke pemilihan umum.
Orang nomor satu angkatan darat Thailand yang naik tampuk kekuasaan setelah kudeta militer tahun 2014 itu merupakan kandidat dari Partai Palang Pracharat.
Namun keluarga kerajaan sangatlah dihormati di Thailand dan sangat jarang mendapat kritik. Muncul pertanyaan, apakah kandidat lain mampu menandingi Ubolratana dalam pemilihan umum.
Apa dampak kemunculan Ubolratana bagi perpolitikan Thailand?
Pemilihan umum Maret nanti akan menjadi yang pertama kali digelar sejak Prayuth menjadi orang nomor satu Thailand tahun 2014.