Selesaikan Masalah Dengan Korsel Satu Persatu Bawa ke Mahkamah Internasional

Memang ada masalah dengan Korea Selatan dan kita perlu lihat satu per satu semua masalah tersebut.

Selesaikan Masalah Dengan Korsel Satu Persatu Bawa ke Mahkamah Internasional
Richard Susilo
Sekretaris kabinet Yoshihide Suga 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sekretaris kabinet Jepang Yoshihide Suga dalam jumpa pers siang ini (29/8/2019) mengungkapkan agar masalah dengan Korea Selatan diselesaikan satu persatu dan kalau perlu dibawa ke Mahkamah Internasional.

"Memang ada masalah dengan Korea Selatan dan kita perlu lihat satu per satu semua masalah tersebut. Kalau perlu kita bawa ke mahkamah internasional supaya adil diputuskan," papar Suga siang ini (29/8/2019).

Sejak kemarin Rabu (28/8/2019) preferential trade status atau status perdagangan khusus bagi Korsel dihapuskan oleh Jepang sehingga proses perdagangan dengan Korsel terutama impor dari Korsel ke Jepang (status ekspor jalur cepat) tak ada lagi perlakuan khusus, akan dilakukan biasa saja.

Korsel memprotes keras keputusan tersebut menyusul protes Jepang pula atas pemutusan sepihak oleh Korsel mengenai kesepakatan bersama militer Jepang-Korsel disebut GSOMIA (General Security of Military Information Agreement) tanggal 22 Agustus lalu.

Jepang juga melancarkan protes setelah Korea Selatan (Korsel) melakukan latihan militer di pulau sengketa Pulau Takeshima.

Jepang mengatakan latihan tersebut tidak dapat diterima dan menuntut diakhirinya kegiatan tersebut.

Militer Korsel menggelar latihan militer selama dua hari di sekitar pulau Takeshima, yang disebut Dokdo dalam bahasa Korea.

Latihan ini dilakukan dua hari setelah Seoul memutuskan untuk membatalkan perjanjian berbagi data intelijen dengan Jepang di tengah memburuknya hubungan kedua negara.

"Pulau itu jelas merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Jepang", kata Direktur Jenderal di Biro Urusan Asia dan Oceania, Kenji Kanasugi.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved