Perjuangan para keluarga melawan debu beracun yang berasal dari pabrik baja di Italia
Sebuah pabrik baja di Italia berupaya menerapkan langkah-langkah pencegahan demi keberlangsungan lingkungan, tapi warga mengatakan aksi mereka
Bukit yang memisahkan pabrik baja dan permukiman telah dibersihkan, menurut pemerintah daerah setempat. Adapun sekolah-sekolah kembali dibuka ketika tahun ajaran baru berlangsung pada Rabu (18/09).
Bagaimanapun, banyak orang tua di Taranto sudah muak. Carla dan Celeste mendirikan kelompok akar rumput yang menuntut udara bersih untuk anak-anak mereka. Keduanya menggelar pawai, demonstrasi, dan melobi para pejabat pemerintah.
"Yang kami minta dari pemerintah adalah menutup semua sumber polusi," tegas Celeste.
Sejak 2011, Mahkamah Eropa (ECJ) telah berulang kali memutuskan pabrik Ilva telah melanggar standar lingkungan. ECJ lantas memerintahkan pemerintah Italia untuk bertindak—tapi tidak dipatuhi.
Dalam putusan terkini pada Januari lalu, ECJ mencatat kegagalan pemerintah Italia melindungi warganya dari polusi yang membahayakan kesehatan mereka.
Pengadilan Italia juga gagal memaksa pemerintah. Pada 2012, pengadilan memerintahkan penutupan bagian-bagian pabrik yang paling banyak menyebabkan polusi, tapi ditepis oleh pemerintah di Roma.
Menteri Kesehatan saat itu berdalih bahwa sebanyak 20.000 pekerjaan bergantung pada pabrik tersebut dan kehilangan pekerjaan juga akan berdampak kuat pada kesehatan individu.
Pejabat setempat mengamini bahwa seharusnya banyak hal yang bisa dilakukan untuk melindungi warga lokal. Namun, menurut mereka, wali kota tidak punya kewenangan untuk menutup pabrik Ilva. Hal paling baik, menurut pemkot, perbaikan dari pihak pabrik.
Itulah yang dijanjikan ArcelorMittal. Tatkala perusahaan itu mengambil alih pabrik pada November lalu, mereka bakal mengalokasikan €1,2 miliar dalam perencanaan lingkungan agar emisi dapat dipangkas menjadi nol, kata Henri-Pierre Orsoni, kepala teknik perusahaan.
"Targetnya adalah keunggulan," kata Orsoni, sembari menambahkan bahwa pabrik tersebut seharusnya punya standar lingkungan tinggi dari pabrik lain karena lokasinya begitu dekat dengan kota.
Pemerintah Italia telah berjanji kepada ArcelorMittal bahwa ketika perusahaan itu membeli pabrik Ilva, mereka tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas kerusakan lingkungan atau dampak kesehatan selagi menerapkan langkah pembersihan.
Pada Juni lalu, parlemen sepakat mencabut jaminan ini—namun aksi itu tidak diratifikasi.
Menteri Pembangunan Ekonomi yang baru, Stefano Patuanelli, mengatakan bulan ini bahwa dirinya siap memberikan jaminan kepada ArcelorMittal guna melanjutkan operasional pabrik selagi proses berlangsung.
Penutupan operasional ketika pembersihan berlangsung, menurut Orsoni, bukanlah pilihan.