Keisuke Doi, Korban Salah Tangkap Kasus Perampokan di Jepang Sempat Dipenjara 300 Hari

Dia ditangkap dengan tuduhan tindak pidana pencurian dan atau perampokan. Doi ditahan 300 hari akibat perbuatan yang tidak dilakukannya.

Keisuke Doi, Korban Salah Tangkap Kasus Perampokan di Jepang Sempat Dipenjara 300 Hari
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Keisuke Doi (28) korban salah tangkap masuk penjara 300 hari di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sedikitnya ada 6 kasus salah tangkap yang dilakukan oleh polisi Jepang sejak 8 Juni 2002 hingga kini. Salah satu yang menarik kasus perampokan di Osaka bulan Juni 2012.

Seorang pria menggunakan jas hujan dan topeng pura-pura belanja, lalu saat kasir membuka laci uang, langsung merampok uang.

Walau sempat ditahan kasir, pelaku berhasil membawa kabur 10.000 yen tunai di sebuah konbini (convenient store) di Kota Izumiotsu, Osaka.

Dua bulan kemudian polisi menangkap Keisuke Doi yang tinggal di dekatnya.

Dia ditangkap dengan tuduhan tindak pidana pencurian dan atau perampokan.

Dalam penyelidikan yang berlangsung 5 jam sehari selama 20 hari, Doi berkomentar, "Saya sudah takut. Saya akan selesai hidup ini sebagai penjahat."

Baca: Nagita Slavina Beli Buah Jutaan Rupiah saat di Jepang Tanpa Berpikir, Raffi Ahmad: Gila, Sultan Abis

Baca: Kekayaan Ryochin Pria yang Diisukan Pacar Luna Maya Terkuak, Pemilik Restoran Terkenal di Jepang

Baca: Lagi Liburan di Jepang, Nagita Slavina Beli Buah Melon Harganya 1 Jutaan

Doi ditahan 300 hari akibat perbuatan yang tidak dilakukannya.

Ibunya tak percaya anaknya mencuri uang 10.000 yen tersebut. Lalu mulai melakukan penyelidikan sendiri dan dibantu oleh pengacaranya.

Satu hal bukti, ibunya menemukan foto saat Doi bersantai di rumah temannya tepat saat perampokan terjadi.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved