Kuil Burung Hantu di Yamata Jepang Mulai Dibersihkan untuk Kebahagiaan di Tahun Baru

Kuil Torinokosanshou atau kuil burung hantu, kuil terbesar di Jepang dengan tinggi 7 meter mulai dibersihkan dalam rangka menyambut tahun baru.

Kuil Burung Hantu di Yamata Jepang Mulai Dibersihkan untuk Kebahagiaan di Tahun Baru
Foto Shimotsuke Shimbun
Kuil Torinokosanshou sedang dibersihkan dengan galah menggunakan kain pembersih, Senin (9/12/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kuil Torinokosanshou atau kuil burung hantu, kuil terbesar di Jepang dengan tinggi 7 meter mulai dibersihkan dalam rangka menyambut tahun baru dan berharap kebahagiaan bagi warganya, Senin (9/12/2019).

"Istri dan ibu saya sering datang ke sini. Kuil ini adalah kuil yang menyenangkan tempat kita, rasanya merasa pulang ke rumah sendiri. Kami berharap tahun yang indah pada tahun 2020 mendatang," kata Hiroyasu Sakahara (48), seorang ahli kuil Budha di Kuil Shinto yang berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam upacara pembersihan kuil tersebut terutama patung burung hantu raksasa setinggi 7 meter itu.

Kuil yang didirikan tahun 807 di Yamashita Sanjo di Yamata, Perfektur Tochigi, dikenal sebagai "Kuil Burung Hantu".

Kuil Torinokosanshou di Jepang.
Kuil Torinokosanshou di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Setiap tahun pada tanggal 9 Desember, sesuai dengan kata-kata "i-fuku", warga setempat ingin menyingkirkan kesulitan yang ada dan memurnikan kebahagiaan untuk tahun depan (tanpa kesulitan) dengan bekerja keras selama satu tahun.

Di tengah cuaca dingin sekitar 3 derajat celsius, sekitar 70 jemaat berpartisipasi dengan mengikat kepala menggunakan kain kuning bergambar ilustrasi burung hantu di kepala mereka, sambil memegang galah bambu membersihkan patung burung hantu raksasa tersebut.

Setelah ritual itu, menggunakan bambu dengan dedaunan bambu di ujungnya membersihkan patung burung hantu raksasa secara berurutan.

Setelah itu, sekitar 120 patung batu hantu di daerah sekitar juga dibersihkan dengan kain.

Baca: Pelaku Chikan Sempat Lari ke Rel Kereta Api Sebelum Akhirnya Menyerahkan Diri kepada Polisi Jepang

Baca: 7 Alasan Buah Melon di Jepang Sangat Mahal hingga Ratusan Mencapai Ratusan Juta

Baca: Keisuke Doi, Korban Salah Tangkap Kasus Perampokan di Jepang Sempat Dipenjara 300 Hari

Baca: Nagita Slavina Beli Buah Jutaan Rupiah saat di Jepang Tanpa Berpikir, Raffi Ahmad: Gila, Sultan Abis

Masuk ke kuil ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

Jika hendak ke kuil ini, dapat menggunakan transportasi Karasuyama Line berhenti di Karasuyama Station.

Dari Stasiun Tokyo 35 menit dengan harga tiket 380 yen.

Dari Karasuyama Station naik taksi sekitar 20 menit dengan biaya sekitar 1.500 yen. Total biaya satu kali jalan sekitar 1.800 yen.

Bagi penggemar Jepang dapat berdiskusi dan info terbaru lewat WAG Pecinta Jepang. Kirimkan nomor whatsapp dan nama lengkap ke email: info@jepang.com

.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved