Virus Corona

WHO Puji Penanganan Iran Hadapi Covid-19 di Dunia, Sebut Negara Lain Harus Mencontoh

"Iran memiliki sistem kesehatan terkuat di regional ini." "Iran sudah mencetak prestasi dalam rangka memerangi virus corona," ujar Brenn.

Wartakota/Angga Bhagya Nugraha
Petugas Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Hablul Muttaqin, Jalan Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). Kegiatan penyemprotan yang dilakukan DMI tersebut dalam rangka menjaga kebersihan Masjid-masjid untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Darurat Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Mediterania Timur, Richard Brenn mengatakan bahwa negara-negara di dunia harus mencontoh Iran atas penanganan Covid-19.

Dilansir Terhan Times dari IRNA, pejabat WHO tersebut mengatakan hal itu saat konferensi pers pada Sabtu lalu.

"Iran memiliki sistem kesehatan terkuat di regional ini."

"Iran sudah mencetak prestasi dalam rangka memerangi virus corona," ujar Brenn.

Berita bohong atau palsu, merupakan tantangan dalam memerangi wabah ini.

Menurut Brenn, informasi terkait Covid-19 ini harus sangat akurat.

"Selama beberapa hari terakhir ini, para ahli di WHO, Institut Robert Koch, dan CBC Grup China telah mengadakan pertemuan dengan pemerintah Iran."

"Mereka bertukar pengalaman dan kami belajar banyak dari sistem perawatan kesehatan Iran," jelas Brenn.

Hal ini yang membuat WHO menyebut agar negara lain mencontoh Iran dalam penanganan wabah covid-19.

Seorang penumpang yang mengenakan masker pelindung, di tengah kekhawatiran tentang wabah COVID-19, melihat teleponnya di Bandara Linate di Milan, Italia. Minggu (8/3/2020). Pemerintah Italia mengambil langkah drastis dalam upaya untuk menghentikan penyebaran coronavirus mematikan yang melanda dunia, dengan mengkarantina paksa 15 juta orang di wilayah luas Italia utara hingga 3 April, kerena lebih dari 230 kematian, Italia telah mencatat kematian terbanyak akibat penyakit COVID-19 di negara mana pun di luar China, tempat wabah dimulai pada bulan Desember. 
(AFP/Piero CRUCIATTI) *** Local Caption *** Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengeluarkan larangan pendatang dari sejumlah negara untuk masuk wilayah Indonesia. 

Pendatang yang dilarang adalah mereka yang datang atau punya riwayat perjalanan dari wilayah-wilayah tertentu dari 4 negara yaitu China, Iran, Korea Selatan, dan Italia.
Seorang penumpang yang mengenakan masker pelindung, di tengah kekhawatiran tentang wabah COVID-19, melihat teleponnya di Bandara Linate di Milan, Italia. Minggu (8/3/2020). Pemerintah Italia mengambil langkah drastis dalam upaya untuk menghentikan penyebaran coronavirus mematikan yang melanda dunia, dengan mengkarantina paksa 15 juta orang di wilayah luas Italia utara hingga 3 April, kerena lebih dari 230 kematian, Italia telah mencatat kematian terbanyak akibat penyakit COVID-19 di negara mana pun di luar China, tempat wabah dimulai pada bulan Desember. (AFP/Piero CRUCIATTI) *** Local Caption *** Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengeluarkan larangan pendatang dari sejumlah negara untuk masuk wilayah Indonesia. Pendatang yang dilarang adalah mereka yang datang atau punya riwayat perjalanan dari wilayah-wilayah tertentu dari 4 negara yaitu China, Iran, Korea Selatan, dan Italia. (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Vaksin untuk pencegahan wabah Covid-19 memang belum ada sampai saat ini.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved