Virus Corona

Saat China Lockdown, Perdagangan Satwa Ilegal di Pasar Wuhan Dilakukan Online

Saat pemerintah China mengeluarkan keputusan untuk melockdown sebagian wilayahnya, perdagangan satwa liar ilegal di negara tersebut tetap hidup.

Alex Plavevski/EPA
Pasar di seluruh China, termasuk yang ini di Guangzhou, ditutup untuk mengekang penyebaran virus corona. Guangzhou South China Seafood Market sebelumnya terkenal dengan hewan liar eksotis seperti buaya 

Meski pun perombakan tersebut tampaknya hanya menargetkan konsumi daging satwa liar di China.

Hal ini berarti, industri bulu dan kulit, serta perdaganan hewan untuk pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) masih berjalan seperti biasa.

Lebih lanjut, kebijakan tersebut tentu memungkinkan perdagangan spesies langka atau yang dilindungi.

"Saat ini, tidak ada cukup peraturan yang menetapkan tanggung jawab platform online," kata Kepala Yayasan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Hijau, China, Zhou Jinfeng kepada Al Jazeera.

"Apabila mereka tidak memainkan peran mereka dan tidak dapat meningkatkan mekanisme pemantauan mereka, menghentikan perdagangan satwa liar secara online akan sulit," ungkap Zhou Jinfeng.

"Saya berharap pemerintah dapat membuat aturan untuk mendesak platform online mengambil tanggung jawab mereka," tegas Zhou Jinfeng.

Kampanye 'Wildlife Free Ecommerce'

Selama beberapa minggu terakhir, tim dari Zhou dan jaringan relawan telah dibantu oleh perusahaan seperti Alibaba, Tencent, JD.com, dan lainnya untuk mengkampanyekan 'Wildlife Free Ecommerce'.

Kampanye tersebut menargetkan penjualan online, sera alat berburu.

Zhou mendesak pihak berwenang di Beijing untuk menerapkan sistem kredit sosial perusahaan untuk menekan perusahaan-perusahaan terkemuka memberikan contoh terkait mengekan perdagangan satwa liar ilegal.

Pasar di seluruh China, termasuk yang ini di Guangzhou, ditutup untuk mengekang penyebaran virus corona. Guangzhou South China Seafood Market sebelumnya terkenal dengan hewan liar eksotis seperti buaya
Pasar di seluruh China, termasuk yang ini di Guangzhou, ditutup untuk mengekang penyebaran virus corona. Guangzhou South China Seafood Market sebelumnya terkenal dengan hewan liar eksotis seperti buaya (Alex Plavevski/EPA)

Baca: Keluarga Ini Selamat dari Corona Padahal Sembunyi di Pasar Wuhan

Baca: UPDATE - Peneliti Ungkap Virus Corona Tidak Berasal dari Pasar Wuhan

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved