Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Kasus Corona di China Mulai Reda, Pertama Kalinya Tidak Ada Korban Jiwa Sejak Januari

Pejabat kesehatan setempat melaporkan total hampir 1.000 kasus impor virus corona penyebab penyakit Covid-19.

Editor: Hasanudin Aco
STR/AFP
Foto diambil pada Rabu, 23 Maret 2020 menunjukkan penduduk bersorak saat anggota tim bantuan medis dari Chongqing berangkat untuk pulang setelah membantu upaya pemulihan virus corona atau COVID-19 di daerah Yunmeng, di kota Xiaogan di Provinsi Hubei, China Tengah. China pada 24 Maret 2020 mengumumkan bahwa lockdown terhadap lebih dari 50 juta orang di Provinsi Hubei akan dicabut. 

TRIBUNNEWS.COM, CHINA - Kasus virus corona atau covid-19 di China tampaknya mulai reda.

Dikenal sebagai negara sumber virus corona, untuk pertama kalinya China melaporkan tidak adanya kasus kematian baru akibat infeksi virus corona pada Selasa (7/4/2020).

Absennya laporan kematian baru ini merupakan yang pertama terjadi sejak pihak berwenang di China mulai merilis angka-angka kasus Covid-19 pada Januari lalu.

Laporan ini muncul saat pemerintah China dan Hong Kong memperkuat pembatasan kedatangan dari luar negeri di tengah meningkatnya jumlah kasus impor dan tanpa gejala.

Kasus menurun sejak Maret

Melansir Al Jazeera, kasus-kasus di daratan China telah mengalami penurunan sejak Maret, tetapi negara ini menghadapi gelombang kedua infeksi yang datang dari luar negeri.

Pejabat kesehatan setempat melaporkan total hampir 1.000 kasus impor virus corona penyebab penyakit Covid-19.

Baca: Donald Trump Sebut Amerika Segera Masuki Titik Mengerikan Angka Kematian karena Virus Corona

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, ada 32 kasus baru secara nasional pada penghujung hari Senin (6/4/2020) dan semuanya merupakan kasus impor.

Selain itu, dilaporkan pula adanya 30 infeksi baru tanpa gejala sehingga total nasional menjadi 1.033 kasus baru.

Berdasarkan laporan, sekitar seperempat dari total kasus tanpa gejala yang diidentifikasi merupakan kasus-kasus dari luar negeri.

Puncak wabah virus corona di China sendiri telah dilewati pada bulan Februari lalu.

Oleh karena itu, kini pihak berwenang fokus pada kasus-kasus impor dan pasien-pasien tanpa gejala yang masih dapat menularkan virus tersebut.

Hingga kini, tercatat lebih dari 1,3 juta orang di dunia telah dikonfirmasi positif Covid-19 dengan lebih dari 70.000 kematian yang terjadi.

Bulan lalu, pihak berwenang di China telah mulai melonggarkan pembatasan bagi penduduk Wuhan, yang kotanya telah ditutup untuk menahan penyebaran virus.

Saat jumlah infeksi menurun, otoritas setempat mulai memperbolehkan lebih dari 7.000 penduduk untuk meninggalkan rumahnya dalam waktu dua jam.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan