Minggu, 31 Agustus 2025

Kim Jong Un Sakit

Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal, Warga Korea Utara Mulai Panik, Takut Ada Kudeta Kekuasaan

Seperti diberitakan sebelumnya, diktator berusia 36 tahun itu sudah menghilang dari pandangan publik sejak beberapa pekan terakhir.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Hasanudin Aco
Sputnik News
Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong Un. 

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Rumor meninggalnya pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un membuat para warga Pyongyang Ibu Kota Korea Utara panik.

Mereka akhirnya melakukan panic buying.

Seperti diberitakan sebelumnya, diktator berusia 36 tahun itu sudah menghilang dari pandangan publik sejak beberapa pekan terakhir.

Tiba-tiba muncul kabar dari media Korea Utara di Seoul, bahwa Kim Jong Un dalam kondisi kritis hingga mati otak karena operasi jantung yang gagal.

Perkembangan terakhir adalah dokter yang memasang ring pada jantung Kim gemetar ketakutan sehingga mengakibatkan kegagalan.

 

Jadi Kim dikatakan dalam kondisi vegetatif, namun seorang sumber terpercaya mengklaim bahwa diktator itu meninggal dunia.

Banyaknya spekulasi ini alhasil memicu pertanyaan tentang keadaan sebenarnya dan ketakutan akan adanya perebutan kekuasaan di Pyongyang.

Sebagaimana dilaporkan The Sun dari New York Post, rak-rak di toko di Ibukota Pyongyang sudah kosong. 

Korea Summit Press Pool) Kim Yo Jong menjadi satu-satunya wanita dalam pertemuan antara sang kakak, Pemimpin Korea Utara kim Jong Un dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In.
Korea Summit Press Pool) Kim Yo Jong menjadi satu-satunya wanita dalam pertemuan antara sang kakak, Pemimpin Korea Utara kim Jong Un dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In. (AP)

Barang-barang penting seperti deterjen, makanan, alat elektronik, serta alkohol sudah ludes terjual.

Produk-produk impor adalah barang yang pertama kali diserbu pembeli.

Tetapi beberapa hasil produksi dalam negeri seperti rokok dan ikan kaleng juga habis.

Ada sejumlah helikopter yang terbang rendah di langit Pyongyang.

Kemudian ditemukan kerusakan pada layanan kereta api ke China, satu-satunya tetangga Korea Utara.

Baca: Kim Jong Un Diduga Alami Kondisi Vegetatif atau Kelainan Kesadaran

Para ahli memperingatkan bahwa kekosongan kekuasaan ini akan mengakibatkan kerusuhan atau bahkan perang saudara.

Itu mungkin terjadi diantara pusat kekuatan dari oposisi di dalam rezim negara itu dan militer.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan