Breaking News:

Jalankan Praktik Yamikin Hingga Ajak Peminjam Uang Berhubungan Badan, Pria Jepang Ditangkap Polisi

Pria itu diketahui telah menjalankan praktik Yamikin sekaligus mengharuskan peminjam perempuan untuk melakukan hubungan badan dengannya.

Foto Sagashichao
Poster ajakan konsultasi bila seseorang terlibat yamikin, pinjam uang dari tengkulak dengan bunga tinggi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang pria wiraswasta ditangkap polisi di Kota Nishinomiya Perfektur Hyogo atas dugaan melanggar hukum bisnis pinjaman uang dan hukum investasi.

Pria itu diketahui telah menjalankan praktik Yamikin atau meminjamkan uang dengan bunga yang sangat tinggi sekaligus mengharuskan peminjam perempuan untuk melakukan hubungan badan dengannya.

Sebagai "jaminan", foto telanjang diambil tersangka dan berjanji akan menghapus data ketika mereka membayar pinjaman tersebut.

"Pihak kepolisian telah menangkap seorang pria wiraswasta (68) di Kota Nishinomiya Perfektur Hyogo atas dugaan melanggar hukum pinjaman uang bisnis dan hukum investasi pada tanggal 8 Juni kemarin," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (9/6/2020).

Baca: Ekonom: Konsolidasi dan Perampingan Bisnis Bikin Kinerja Pertamina Solid

Divisi Ekonomi Kehidupan Polisi Perfektur Hyogo dan Polisi Amagasaki Kantor Timur melakukan penangkapan kemarin terhadap tersangka setelah mendapat laporan dari empat korban wanita.

Tersangka melakukan praktik Yamikin dengan menerapkan suku bunga tinggi terhadap pemberian pinjaman yang dilakukannya.

Perbuatan dilakukan September tahun lalu hingga Januari 2020.

Perbuatannya dilakukan tanpa registrasi, alias liar kepada sejumlah wanita salah satunya wanita pekerja paruh waktu usia 28 tahun.

Wanita itu meminjam 300.000 yen untuk total empat orang berusia 20-an sampai 40-an, dan bunga yang melebihi tingkat suku bunga menurut undang-undang.

Baca: Otak dan Penyandang Dana Penyerangan Polsek Daha Selatan Ditangkap, Asal Usul Samurai Terungkap

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved