Breaking News:

Virus Corona

Masuknya Pelajar Asing ke Jepang di Tahap Kedua, Tergantung Sikon Covid-19

Masuknya pelajar asing ke Jepang berada di tahap kedua setelah kalangan bisnis dan pemagang masuk Jepang.

Richard Susilo
Menteri luar negeri Jepang Jepang Toshimitsu Motegi (67) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Masuknya pelajar asing ke Jepang berada di tahap kedua setelah kalangan bisnis dan pemagang masuk Jepang.

“Masuknya 4 warga dari negara ke Jepang dalam waktu dekat barulah tahap bisnis dan pemagang saja. Pelajar asing di tahap selanjutnya,” ungkap Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi kepada Tribunnews.com sore ini (12/6/3020).

Setelah kalangan bisnis atau keterkaitan bisnis seperti pemagang, lalu kalangan pelajar asing di tahap kedua dan yang paling akhir adalah kalangan umum atau wisatawan asing yang mau jalan-jalan saja ke Jepang.

“Banyak pertimbangan pembukaan perjalanan ke Jepang tetapi tidak bisa ditetapkan kapan pada negara mana saat ini di masa pandemi Corona ini,” lanjutnya.

Pendekatan kedua negara sangat penting demikian pula keadaan pandemi Corona di negara yang bersangkutan maupun yang ada di Jepang semua menjadi pertimbangan pihak Jepang,

 Selain itu juga Menlu Jepang melihat persiapan dan kesiapan bidang medis dari negara-negara yang bersangkutan menjadi faktor perimbangan pula.

Australia, Selandia Baru, Thailand dan Vietnam jadi contoh empat negara pertama yang bisa masuk Jepang di bulan Juni akhir nanti.

Warganya sudah bisa memasuki Jepang untuk kalangan bisnis dan keterkaitan ekonomi seperti para pemagang nya.

Setelah kalangan bisnis, pihak jepang akan terus memonitor dan meninjau kapan bisa naik ke tahap kedua untuk kalangan pelajar.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved