Breaking News:

Virus Corona

Masuknya Pelajar Asing ke Jepang di Tahap Kedua, Tergantung Sikon Covid-19

Masuknya pelajar asing ke Jepang berada di tahap kedua setelah kalangan bisnis dan pemagang masuk Jepang.

Richard Susilo
Menteri luar negeri Jepang Jepang Toshimitsu Motegi (67) 

Dan pada akhirnya tahap ketiga untuk kalangan turis yang mau jalan-jalan ke Jepang.

“Semua terkait situasi kondisi pandemi Covid-19 baik di Jepang maupun di negara lain. Jadi semua itu tetap dengan melihat keadaan kedua negara termasuk Jepang mengenai keberadaan situasi kondisi pandemi Corona yang terjadi saat itu.”

Oleh karena itu peninjauan akan terus dilakukan atas kunjungan kedua warga negara sesuai situasi kondisi yang ada.

Untuk keempat negara tersebut satu hari maksimal hanya boleh 250 orang warga masing-masing negara memasuki wilayah Jepang dalam waktu dekat ini dan tujuannya untuk bisnis atau pemagangan, termasuk kalangan perawat status Tokutei Ginou (TG).

Demikian pula surat hasil tes PCR ( polymerase chain reaction ) dibutuhkan saat memasuki Jepang. Apabila tidak membawa maka diharuskan karantina di tempat menginap selama dua minggu.

Selain itu tidak boleh naik kendaraan umum baik bis, taksi atau pun kereta api.

Jadi pendatang harus ada yang menjemput di bandara  saat tiba di Jepang.

Meskipun demikian setelah menuruni pesawat penumpang akan menghadapi bagian karantina dengan kamera super canggihnya mendeteksi suhu panas badan penumpang.

Yang terdeteksi positif langsung masuk karantina pemerintah Jepang selama dua minggu.

Yang negatif dan membawa surat hasil tes PCR langsung bisa ke luar bebas setelah melalui imigrasi dan pabean.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com 

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved