Breaking News:

Virus Corona

Susul China, Korea Selatan Konfirmasi Gelombang Dua Pandemi Corona

Pemerintah Korea Selatan meyakini saat ini negara sedang menjalani gelombang kedua wabah corona, meskipun kasus infeksinya hanya sedikit.

Ahn Young-joon / AP Photo
Pasangan yang mengenakan masker naik sepeda tandem di sekitar taman di Seoul pada hari Sabtu. Lebih dari 7.000 orang di Korea Selatan telah didiagnosis dengan virus 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Korea Selatan meyakini saat ini negara sedang menjalani gelombang kedua wabah corona, meskipun kasus infeksinya hanya sedikit.

Negeri Gingseng banyak menulis cerita sukses dalam penanganan wabah Covid-19.

Namun Korea Selatan diprediksi masih akan melalui hari-hari wabah hingga beberapa bulan ke depan.

Kepala Pusat Pengendalian Penyakit Korea (KCDC), Jung Eun-kyeong mengatakan gelombang pertama berlangsung hingga April.

Namun sejak Mei, klaster-klaster kasus infeksi baru mulai berkembang.

Baca: Korea Utara Tak Mau Kalah, Akan Kirim 12 Juta Propaganda Pakai 3 Ribu Balon ke Korea Selatan

Baca: Korea Selatan Berusaha Membatalkan Aplikasi Jepang ke UNESCO

Robot Barista di Korea Selatan.
Robot Barista di Korea Selatan. (Kolase Tribunnewsmaker - REUTERS/Kim Hong-Ji)

Salah satunya adalah penyebaran Covid-19 di sejumlah klub malam di Seoul.

Jung menilai kenaikan kasus kemungkinan karena relaksasi selama minggu-minggu libur di Mei.

"Selama kontak dekat antara orang-orang terus berlangsung, tren coronavirus di dalam dan sekitar Seoul memiliki potensi untuk gelombang besar berikutnya," kata Jung dikutip dari Vox

Di antara periode itu, kasus Covid-19 harian menurun dari nyaris seribu menjadi nol infeksi yang tercatat selama tiga hari berurutan.

Pemerintah pada Senin (22/6/2020) lalu mengatakan bahwa selama 24 jam terakhir ada 17 infeksi baru.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved