Minggu, 31 Agustus 2025

Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Donald Trump Optimis Menangkan Texas, Hasil Polling Beda Tipis

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengekspresikan optimisme kemenangannya terhadap Texas melalui unggahan Twitter.

Nicholas Kamm / AFP
Presiden AS Donald Trump saat akanmenandatangani beberapa izin untuk memulihkan dominasi energi di cekungan Permian di Midland, Texas pada 29 Juli 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengekspresikan optimisme kemenangannya terhadap Texas melalui unggahan Twitter.

Jumat (30/10/2020) dini hari waktu setempat, Trump menulis "Way ahead in Texas!", meski hasil polling sementara menunjukkan perbedaan yang tipis.

Dilansir Newsweek, satu survei dari RMG Research yang dibuat pada Selasa-Rabu menunjukkan Trump meraih 4 poin lebih unggul dari rivalnya dari partai Demokrat, Joe Biden, yaitu 50 - 46.

Sebuah jajak pendapat dengan sampel lebih besar oleh Survey Monkey dan dilakukan dari 1 Oktober hingga 28 Oktober juga menempatkan Trump unggul empat poin dari Biden, 51 - 47.

Baca juga: Voting Awal Pemilu AS 2020: Berapa Banyak Masyarakat yang Sudah Memilih sebelum 3 November?

Baca juga: Seminggu sebelum Pemilu, Ini 6 Hal yang Perlu Diketahui tentang Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Selain itu, jajak pendapat yang dirilis Kamis oleh UMass Lowell Center for Public Opinion menunjukkan selisih yang lebih sedikit, dengan Trump pada 48 persen mendekati Biden 47 persen.

Sementara itu, pada hari Rabu, persaingan di Texas telah bergeser dari "cenderung Republik" menjadi "mundur", menurut Cook Political Report.

Cook Political Report juga mengatakan pemungutan suara menunjukkan perbedaan antara kandidat antara dua hingga empat poin.

Hal ini sejalan dengan ketatnya persaingan Senat 2018 ketika Senator Ted Cruz dengan tipis mengalahkan Beto O'Rourke 51 persen - 48 persen.

Presiden AS Donald Trump saat akanmenandatangani beberapa izin untuk memulihkan dominasi energi di cekungan Permian di Midland, Texas pada 29 Juli 2020.
Presiden AS Donald Trump saat akanmenandatangani beberapa izin untuk memulihkan dominasi energi di cekungan Permian di Midland, Texas pada 29 Juli 2020. (Nicholas Kamm / AFP)

Sebagai tanda bahwa kampanye Demokrat percaya mereka dapat membalikkan keadaan tradisional Republik, calon wakil presiden Senator Kamala Harris mengunjungi Texas pada hari Jumat (30/10/2020).

Ia dijadwalkan tampil bersama mantan sekretaris perumahan dan pembangunan kota, Julián Castro dan mantan Rep. Beto O'Rourke di McAllen.

Harris juga akan mengambil bagian dalam acara mobilisasi pemilih di Houston dan Fort Worth.

"Texas adalah negara bagian medan pertempuran terbesar," kata Abhi Rahman, direktur komunikasi untuk Partai Demokrat Texas.

"Kunjungan Kamala Harris jelang pemilihan adalah untuk mengubah permainan dan apa yang dibutuhkan oleh Partai Demokrat Texas untuk membuat kami berada di puncak," kata afiliasi lokal NBC KXAN.

Namun Letnan Gubernur Dan Patrick, yang memimpin kampanye pemilihan kembali Trump di Texas, telah memperkirakan Trump akan menang di Texas dengan poin 4-ke-8 atau 4-ke-9.

"Ini bisa lebih ketat, hanya karena Anda memiliki lebih banyak pemilih yang keluar. Ingat, ada banyak pemilih Republik yang keluar juga," katanya kepada KXAN.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan