Breaking News:

Penanganan Covid

Sekkab Jepang Akui Kesulitan Jadwalkan Program Vaksinasi Covid-19

Katsunobu Kato mengatakan sulit untuk memberikan jadwal yang konkret pada program vaksinasi Covid-19.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Katsunobu Kato, Sekretaris Kabinet Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato mengatakan sulit untuk memberikan jadwal yang konkret pada program vaksinasi Covid-19.

"Vaksinasi bukan hal mudah dan harus mendapat persetujuan parlemen," papar Katsunobu Kato pada konferensi pers, Senin (25/1/2021) siang waktu Jepang.

Di saat yang sama, Kato menunjukkan kebijakan untuk melanjutkan pengadaan sesuai dengan kebijakan tanggap dasar pemerintah, yang bertujuan untuk mengamankan kuantitas yang bisa disuplai ke seluruh masyarakat pada semester pertama tahun ini.

Baca juga: Pesanan Kapal untuk Pasar Luar Negeri Jepang Tahun 2020 Turun 20 Persen

Terkait pengaturan waktu pengamanan vaksin, terdapat ketidaksesuaian antara penjelasan Taro Kono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Koordinator Vaksinasi, dan Wakil Sekretaris Kabinet Manabu Sakai yang bertanggung jawab atas koordinasi secara keseluruhan.

Kono menegaskan Juni semua orang telah divaksinasi. Tetapi Sakai menekankan kira-kira Juni bisa tercapai tetapi ada kemungkinan lebih jauh lagi.

Dr Intetsu Kobayashi, profesor pengontrolan penyakit menular Universitas Toho Jepang, Senin (25/1/2021) juga menekankan tidak mudah tercapai vaksinasi keseluruhan penduduk Juni 2021.

Baca juga: Dipercaya Bantu Pasien Covid-19 Atasi Batuk dan Sesak Napas, Sirup Sambiloto Kini Diburu

"Satu hari sekitar 2.000 orang divaksinasi per satu tempat vaksinasi, apakah penduduk 120 juta orang bisa dicapai Juni sudah divaksinasi keseluruhan? Itu tidak mudah," paparnya.

Mantan Wali Kota Osaka Toru Hashimoto juga mengingatkan cetak kertas kartu vaksinasi bagi semua penduduk yang akan menerima lalu mendistribusikan.

"Cetak kartu vaksinasi bagi setiap penduduk sudah makan waktu nantinya. Kalau mau cepat memang pakai QR Code dan MyNumber tetapi itu harus disahkan dulu oleh parlemen, karena menyangkut privasi, dibuatkan dulu peraturannya, makan waktu lagi memang. Jadi tidak mudah koordinasi vaksinasi di Jepang bagi semua anggota masyarakat," paparnya.

Sementara itu Forum bisnis BBB akan membantu WNI yang ada di luar Jepang apabila ada yang ingin divaksinasi di Jepang dapat menghubungi Forum tersebut lewat email: bbb@jepang.com dengan subject: Vaksinasi BBB.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved