Breaking News:

Mobil Listrik Pertama Lebanon Meluncur di Tengah Krisis Ekonomi

Pemerintah Lebanon meluncurkan mobil listrik pertamanya, meski tengah berjuang di tengah krisis ekonomi yang mengerikan.

ANWAR AMRO / AFP
Sebuah model bersandar pada kap "Quds Rise", mobil listrik pertama yang diproduksi di Lebanon, selama upacara pembukaan di Khaldeh, selatan ibu kota Beirut, pada 24 April 2021. Kisi-kisi emas depan melambangkan masjid Al-Aqsa Kubah Batu di Yerusalem. Mobil listrik buatan Lebanon memulai debutnya dengan dua kali lipat untuk negara Mediterania yang tidak pernah memproduksi mobil dan didera krisis ekonomi dan pemadaman listrik. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Lebanon meluncurkan mobil listrik pertamanya meski di tengah krisis ekonomi yang mengerikan.

Mobil sport merah itu bernama "Quds Rise".

Ia menggunakan nama Arab Yerusalem yang merupakan proyek pengusaha Palestina kelahiran Lebanon, Jihad Mohammad.

"Ini adalah mobil pertama yang dibuat secara lokal," kata Mohammad kepada wartawan pada pembukaan di selatan Beirut, Sabtu (24/4/2021), seperti dilansir Tribunnews dari Al Jazeera.

"Itu dibangun di Lebanon dari awal sampai akhir," katanya tentang prototipe yang terpampang di depan dengan logo emas Kubah Batu, tempat suci di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, situs tersuci ketiga Islam.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Tunjuk Mayjen Reza Falahzadeh Jadi Deputi Komandan Pasukan Al Quds

Baca juga: Inilah Sosok Pengganti Jenderal Soleimani Sebagai Komandan Brigade Quds Garda Revolusi Iran

Sebuah model bersandar pada kap
Sebuah model bersandar pada kap "Quds Rise", mobil listrik pertama yang diproduksi di Lebanon, selama upacara pembukaan di Khaldeh, selatan ibu kota Beirut, pada 24 April 2021. Kisi-kisi emas depan melambangkan masjid Al-Aqsa Kubah Batu di Yerusalem. Mobil listrik buatan Lebanon memulai debutnya dengan dua kali lipat untuk negara Mediterania yang tidak pernah memproduksi mobil dan didera krisis ekonomi dan pemadaman listrik. (ANWAR AMRO / AFP)

Mobil listrik tersebut dibanderol 30.000 dolar AS atau senilai Rp 435,7 juta.

Direktur Perusahaan EV Electra Mohammad, yang berbasis di Lebanon, Mohammad menjelaskan, Quds Rise akan diproduksi hingga 10.000 kendaraan.

"Diharapkan diproduksi mulai akhir tahun di Lebanon dan akan memasuki pasar dalam waktu satu tahun," ungkapnya.

Mohammad (50) mendirikan perusahaan itu empat tahun lalu setelah bertahun-tahun di luar negeri.

Dia mempekerjakan insinyur Lebanon dan Palestina di antara 300 anggota staf.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved