Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Apa yang Sebabkan Eskalasi Israel-Palestina Baru-baru Ini? Simak Penjelasan Berikut

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan maraknya kekerasan baru-baru ini di Jalur Gaza.

AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemboman tanpa henti di Jalur Gaza meningkat sejak Rabu (12/5/2021) hingga Kamis (13/5/2021).

Jet tempur Israel menggempur situs-situs milik kelompok militan Palestina, serta gedung kepolisian hingga blok apartemen.

Sejak dimulainya serangan dari Senin malam (10/5/2021), Kementerian Kesehatan Gaza menuturkan sekira lebih dari 50 orang tewas, termasuk puluhan anak-anak.

Ratusan orang lainnya juga dilaporkan terluka.

Baca juga: Korban Tewas Bertambah Jadi 67 Rakyat Palestina Akibat Serangan Israel ke Gaza

Baca juga: Prihatin Situasi di Jalur Gaza, Fahri Hamzah: Indonesia Harus Bertindak

Warga Palestina menggelar aksi protes mengecam pendudukan komplek Shiekh Jarrah, Yerusalem Timur, yang direbut paksa dari penduduk Palestina. Israel hendak membangun permukiman baru Yahudi di daerah ini.
Warga Palestina menggelar aksi protes mengecam pendudukan komplek Shiekh Jarrah, Yerusalem Timur, yang direbut paksa dari penduduk Palestina. Israel hendak membangun permukiman baru Yahudi di daerah ini. (Ahmad Gharabli/AFP)

Tentara Israel mengatakan sekira 1.500 roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel, menewaskan sedikitnya enam orang Israel.

Eskalasi baru-baru ini diketahui yang paling intens sejak perang tujuh minggu Israel di Gaza.

Baca juga: Tembakan Roket Hamas Tewaskan Seorang Gadis Arab-Israel

Melansir Al Jazeera, berikut ini beberapa hal yang menyebabkan maraknya kekerasan baru-baru ini di Jalur Gaza.

Pengusiran Sheikh Jarrah

Kemarahan meningkat atas pengusiran paksa keluarga Palestina dari lingkungan Yerusalem Timur yang diduduki, Sheikh Jarrah.

Penduduk Palestina di Sheikh Jarrah diketahui telah menghadapi banyak kasus pengadilan yang diajukan terhadap mereka oleh beberapa organisasi pro-pemukim sejak 1972.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved