Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Apa yang Sebabkan Eskalasi Israel-Palestina Baru-baru Ini? Simak Penjelasan Berikut

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan maraknya kekerasan baru-baru ini di Jalur Gaza.

AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

Organisasi-organisasi ini mengklaim bahwa tanah tempat tinggal keluarga pada awalnya berada di bawah kepemilikan Yahudi, tetapi orang-orang Palestina melihat ini sebagai perpanjangan dari kebijakan resmi Israel untuk menggusur sebanyak mungkin orang Palestina dari Yerusalem untuk mempertahankan identitas mayoritas Yahudi di kota itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan pengusiran yang direncanakan bisa menjadi "kejahatan perang".

Baca juga: Jubir PBB: 900 Warga Palestina di Yerusalem Timur Terluka Akibat Bentrok dengan Tentara Israel

Protes dan bentrokan antara warga Palestina, pemukim Israel, dan polisi Israel terus meningkat sejak akhir April.

Pengadilan Israel pada Oktober 2020 memutuskan bahwa empat keluarga Palestina harus mengosongkan rumah mereka, dan memberi tanggal 2 Mei sebagai tanggal penggusuran paksa mereka.

Namun, tanggal pengadilan telah ditunda dua kali.

Baru-baru ini, ada konfrontasi ketika orang-orang Palestina berkumpul untuk makan berbuka puasa di rumah mereka yang digusur. Keluarga tersebut telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung Israel.

Pada Kamis malam, sedikitnya 30 orang terluka dan 15 lainnya ditangkap.

Baca juga: MER-C Kutuk Serangan Israel yang Rusak Rumah Sakit di Gaza Hasil Sumbangan Rakyat Indonesia

Baca juga: Pertempuran di Gaza Meningkat, 40 Orang Dilaporkan Tewas

Pasukan keamanan Israel menaiki tangga menuju masjid Kubah Batu di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021.
Pasukan keamanan Israel menaiki tangga menuju masjid Kubah Batu di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. (Ahmad GHARABLI / AFP)

Bentrokan dan penggerebekan kompleks Al-Aqsa

Pada Jumat (7/5/2021), puluhan ribu jamaah Muslim memenuhi kompleks Masjid Al-Aqsa - situs tersuci ketiga Islam untuk berdoa pada Jumat terakhir Ramadhan, dengan banyak yang tetap tinggal untuk memprotes pengusiran tersebut.

Polisi yang dikerahkan secara besar-besaran menembakkan peluru berlapis karet dan granat kejut ke arah pengunjuk rasa yang merespons dengan melempar batu.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved