Breaking News:

Publik Israel Serukan Lengsernya Benjamin Netanyahu, Ini Alasannya

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu semakin diserukan untuk lengser.

YONATAN SINDEL / POOL / AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan politik di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem, pada 30 Mei 2021. Kelompok garis keras nasionalis Naftali Bennett mengatakan hari ini dia akan bergabung dengan koalisi pemerintahan yang dapat mengakhiri pemerintahan pemimpin terlama di negara itu. , Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. 

Di mana mereka bersatu karena ketidakpercayaan mereka terhadap Sang Perdana Menteri yang sudah 12 tahun memimpin.

Nyatanya tak hanya pejabat Israel yang ingin Netanyahu mundur. Warga Israel juga ingin dia dihukum atas tuduhan korupsi.

Dan itu bukanlah kali pertama terjadi.

Selama setahun terakhir, protes terhadapnya telah berlangsung di Israel, terlepas dari semua keuntungan yang dia dapatkan untuk Israel.

Termasuk perubahan konstitusi, undang-undang yang menegaskan Yahudi, hingga melegalkan pemukiman di hadapan hukum internasional.

Netanyahu juga berhasil mengatur perekonomian Israel yang defisit akibat pandemi virus corona.

Anehnya, semua keuntungan itu tetap membuat popularitasnya turun drastis.

Ini semua karena dakwaan korupsi dan penipuan, yang membuatnya menjadi Perdana Menteri pertama yang menghadapi pengadilan pidana selama masa jabatannya.

Apakah hanya korupsi yang menjatuhkan Netanyahu atau adakah alasan lain?

Ternyata kegagalannya untuk keluar dari serangan militer terhadap warga sipil di Jalur Gaza dengan kemenangan yang jelas mempercepat berakhirnya karier politiknya.

Halaman
123
Editor: Muhammad Barir
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved