Breaking News:

Olimpiade 2021

Jumlah Penonton Olimpiade Jepang Dibatasi 10.000 Orang, Bagaimana dengan Keluarga VVIP?

Direncanakan 80 kepala negara akan berkunjung dan dana untuk menjamu per negara (per tamu VIP) sebesar 55 juta yen.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Olimpiade, Tamayo Marukawa. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumlah penonton Olimpiade Jepang diperkirakan akan dibatasi hanya 10.000 orang atau 50 persen dari batas jumlah penonton di lokasi pertandingan masing-masing.

Lalu bagaimana aturan untuk kursi keluarga VVIP?

"Kita baru akan memastikan secara resmi kursi penonton tanggal 21 Juli mendatang bersama pihak Tokyo, panitia dan kalangan IOC nantinya," papar Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa kepada Tribunnews.com, Jumat (18/6/2021).

Di sisi lain, sponsor membayar sejumlah besar uang untuk beberapa yang memohon.

"Saya ingin menggunakan hak untuk mengundang pelanggan yang tertarik ke upacara pembukaan dan penutupan. Panitia telah melakukan upaya untuk mengurangi jumlah orang yang terlibat sampai sekarang, dan akan menarik untuk melihat seberapa banyak jumlah peserta dalam "bingkai terpisah" dapat dikurangi," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (18/6/2021).

"Bingkai Terpisah" itu adalah tempat khusus bagi para keluarga VVIP Olimpiade baik kepala negara maupun pimpinan IOC serta kalangan VVIP lainnya.

Baca juga: PM Jepang: Olimpiade Tokyo Bukan Hanya untuk Kebanggaan dan Ekonomi Saja

Diperkirakan jumlah di luar dari rencana perhitungan 10.000 orang (umum) ukuran maksimum.

Untuk event skala besar (bukan Olimpiade) seperti kompetisi olahraga pada bulan Juli dan Agustus, pemerintah telah menetapkan maksimal 10.000 orang dalam 50 persen dari kapasitas sebagai tindakan transisi selama sekitar satu bulan setelah pembatalan deklarasi darurat 20 Juni 2021 dan untuk pencegahan penyebaran infeksi virus corona.

Hal tersebut akan diterapkan pada Olimpiade, maka akan diputuskan secara resmi pada diskusi lima pihak yang diadakan pada tanggal 21 Juni oleh pemerintah Jepang, Pemda Tokyo, Organizing Committee, IOC, dan International Paralympic Committee (IPC).

Direncanakan 80 kepala negara akan berkunjung dan dana untuk menjamu per negara (per tamu VIP) sebesar 55 juta yen, sama seperti anggaran Olimpiade London dan Beijing.

Totalnya sekitar 4,4 miliar yen hanya untuk menjamu tamu VVIP datang ke Olimpiade Jepang.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved