Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Tim Olimpiade Denmark Cabang Perahu yang Tiba di Jepang Diminta Tes PCR Setiap Hari Sampai 18 Juli

Sebanyak 14 pemain dan staf tim perahu Denmark yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo tiba di Desa Ogata.

Foto NHK
Tim perahu Denmark untuk Olimpiade Tokyo saat ini berada di Desa Ogata, Prefektur Akitadi utara Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tim Denmark yang tiba Minggu (20/6/2021) kemarin di Jepang akan dilakukan tes PCR setiap harinya sampai dengan 18 Juli menjelang pembukaan Olimpiade Olimpiade 23 Juli 2021.

"Saya sangat menantikan kedatangan tim Denmark. Saya harus berhati-hati dengan virus corona, dan tindakan saya dibatasi, tetapi saya mendukung mereka agar dapat berlatih dengan baik dan memenangkan medali. Kami ingin melakukannya yang terbaik. Mereka pun harus di tes PCR setiap harinya hingga 18 Juli mendatang," papar Walikota Hiroto Takahashi, Senin (21/6/2021).

Sebuah upacara diadakan pada tanggal 21 Juni ini untuk menyambut para atlet di Desa Ogata, Prefektur Akita, di mana tim perahu Denmark yang berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo akan mengadakan kamp pelatihan pendahuluan.

Sebanyak 14 pemain dan staf tim perahu Denmark yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo tiba di Desa Ogata, di mana mereka akan mengadakan pre-camp, tiba pada malam tanggal 20 Juni, dan upacara penyambutan diadakan di hotel mereka pada tanggal 21 Juni ini.

Baca juga: Jumlah Penonton Olimpiade Jepang Dibatasi 10.000 Orang, Bagaimana dengan Keluarga VVIP?

"Saya telah menantikan kamp pelatihan. Saya sangat berterima kasih atas dukungan desa dan lainnya. Saya serius dengan situasi virus corona dan kami akan bertindak sesuai dengan instruksi desa," kata kepala pelatih Mads Howbro atas nama tim perahu.

Setelah itu, para pemain segera mengunjungi galangan kapal, memeriksa peralatan yang diangkut dari Denmark, kemudian meletakkan perahu di lintasan dan mulai berlatih.

Tim perahu Denmark telah diuji untuk virus corona saat masuk dan semuanya dinyatakan negatif.

Mereka akan berlatih di tempat berperahu desa tersebut hingga 18 Juli dan akan menjalani tes PCR setiap hari selama tinggal di desa tersebut.

"Prosedur kami melakukan tes PCR setiap hari di tiap host-town sampai dengan menjelang Olimpiade dan saat Olimpiade akan dilakukan panitia pusat nantinya juga tes PCR di Tokyo," ungkap seorang panitia Olimpiade kepada Tribunnews.com Senin (21/6/2021) menanggapi perlakuan host town Jepang tersebut.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved