Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Ahli Medis Kritik Panitia Olimpiade Jepang terkait Penanganan Atlet Uganda yang Terpapar Covid-19

Panitia Olimpiade Jepang mendapat kritikan dari para ahli medis terkait penanganan terhadap atlet asal Uganda yang terkonfirmasi Covid-19.

Foto NHK/Richard Susilo
Fumi Sakamoto dari Kantor Pusat Pengendalian Infeksi rumah sakit St. Luke Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Panitia Olimpiade Jepang mendapat kritikan dari para ahli medis terkait penanganan terhadap atlet asal Uganda yang terkonfirmasi Covid-19.

Kritikan salah satunya datang dari Fumi Sakamoto dari Kantor Pusat Pengendalian Infeksi Rumah Sakit St. Luke Tokyo Jepang.

"Penanganan terinfeksi positif anggota tim Uganda seperti tak punya pedoman antisipasi mendasar dari panitia Olimpiade. Seharusnya semua langsung dikarantina," papar Fumi Sakamoto di acara TV NHK, Minggu (27/6/2021).

Hal serupa juga disampaikan oleh Haruo Ozaki, Ketua Ikatan Dokter Tokyo Jepang di acara sama pagi ini.

"Saya tidak mengerti. Mengapa sudah ketahuan terinfeksi virus corona masih tidak dikarantina ketat anggota lain karena pasti punya kontak dekat dengan anggota tim yang terinfeksi positif tersebut," kata Ozaki.

Menanggapi hal tersebut Menteri penanggungjawab pandemi Corona, Yasutoshi Nishimura mengingatkan juga kepada Panitia Olimpiade agar semua perlu dilakukan koordinasi ketat dengan semua pihak.

Baca juga: Seorang Atlet Olimpiade Asal Uganda Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sesampainya di Jepang

"Lain kali mungkin bisa lebih ketat lagi dalam mengantisipasi semua tim Olimpiade yang datang ke Tokyo. Koordinasi perlu dilakukan dengan semua pihak termasuk dengan para dokter ahli," kata Yasutoshi Nishimura kepada penanggungjawab harian operasional Panitia Olimpiade, Hidemasa Nakamura, Minggu (27/6/2021).

Nakamura diam saja sambil mengangguk dan tampak tegang karena dikritisi oleh para ahli medis Jepang.

"Kita akan semakin memperketat kontrol dan monitoring semua atlet dan ofisial olimpiade yang masuk ke Jepang di masa mendatang," ungkap Nakamura.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved