Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik di Afghanistan

Perempuan Afghanistan Ramai-ramai Protes di Medsos Khawatir Dipaksa Pakai Burqa oleh Taliban

Hal itu membuat perempuan Afghanistan melakukan protes secara online menggunakan pakaian tradisional Afghanistan.

Editor: Hasanudin Aco
AFP/HOSHANG HASHIMI
Perempuan Afghanistan ikut serta dalam pawai protes untuk hak-hak mereka di bawah pemerintahan Taliban di pusat kota Kabul pada 3 September 2021. AFP/HOSHANG HASHIMI 

Memang setelah Taliban menduduki Kabul, Minggu (15/8/2021), hak-hak perempuan diyakini akan kembali ditekan.

Meski mereka sempat tak akan memaksakan penggunaan burqa, banyak yang skeptis hal itu akan berlaku untuk waktu lama.

Taliban sendiri sudah memberlakukan beberapa peraturan yang dirasa menekan hak-hak perempuan.

Salah satunya, adalah pemisahan kelas antara perempuan dan pria di sekolah dan universitas.

Hal ini sempat dikritik karena minimnya sumber daya pengajar perempuan.

Apalagi, tak adanya perempuan dalam posisi penting di Pemerintahan Afghanistan.

Juru Bicara Taliban, Sayed Zekrullah Hashimi bahkan mengatakan perempuan lebih baik melahirkan, dan tak perlu berada di kabinet.

Sumber: Kompas.TV

Sumber: Kompas TV
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan