Breaking News:

Politisi yang Tidak Diharapkan Terpilih dalam Pemilu Jepang versi Josei Jishin

Nama besar anggota parlemen yang tak terduga seperti Kiyomi Tsujimoto (61) dari Partai Demokrat Konstitusional dikalahkan.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Wakil Perdana Menteri Jepang yang juga Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso di Fukuoka, Senin (13/1/2020). 

Taro Aso nomor satu dengan 40 persen responden merasa tak ingin memilih Aso dalam pemilu nasional.

Keluarga Aso juga dikenal sebagai "Kaisar Kyushu", ayahnya adalah Ogayoshi Aso (69 tahun), yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat selama tiga periode.

Ketika aset termasuk anggota keluarga menteri Kabinet Suga dibebaskan pada Oktober, Aso berada di puncak dengan kekayaan 648,45 juta yen.

Perasaan jauh dari orang-orang biasa karena banyak dikritik sebagai penyebab kesalahpahaman dengan berbagai ucapan sangat pedas, seperti "(tentang mie cup) sekitar 400 yen per potong?" Dan "nasi di Hokkaido telah meningkat karena pemanasan global."

Menteri reformasi administrasi dan regulatori dan juga menteri vaksinasi Jepang, Taro Kono.
Menteri reformasi administrasi dan regulatori dan juga menteri vaksinasi Jepang, Taro Kono. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Sulit untuk menerima niat sebenarnya yang bisa dilihat dari sejumlah kata-kata kasar. Tampak dia seperti membodohi orang-orang," ungkap seorang ibu rumah tangga berusia 60-an tahun.

"Karena rasa uang dan menjadi penguasa yang kaya. Saya tidak setuju dengan cara berpikir tersebut," papar wanita usia 50 tahunan.

"Urusan nasional tidak mungkin bagi orang yang tumbuh dalam keluarga kaya dan tidak bisa dekat dengan orang-orang dengan mengatakan untuk rakyat," komentar perempuan 50-an, ibu rumah tangga.

"Tempat kedua adalah orang yang dianggap masyarakat sebagai politisi "tidak bertanggung jawab"," tulis Josei Jishin.

Shinzo Abe (67) terpilih sebagai tempat kedua dengan tingkat suara 25,5 persen.

Ayahnya adalah Shintaro Abe yang menjabat sebagai anggota DPR selama 11 periode dan pernah menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Demokrat Liberal dan kepala sekretaris kabinet Kabinet.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved