Breaking News:

Survei: 70,4 Persen Warga Jepang Tak akan Membuat Pesta Tahun Baru Bonenkai

Pesta Bonenkai sama sekali tidak memiliki makna religius dan tidak memiliki standar tata cara pelaksanaan, namun sudah menjadi salah satu tradisi.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Hasil survei Tokyo Shoko Reseach Inc sebanyak 70,4 persen karyawan perusahaan tidak akan membuat pesta perayaan tahun baru 2022 (Bonenkai). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Survei Tokyo Shoko Reseach Inc menunjukkan sebanyak 70,4 persen warga Jepang tidak akan mengadakan Bonenkai, pesta perayaan menyambut tahun baru 2022 mendatang.

Meskipun saat ini jumlah kasus Covid-19 di Tokyo sudah melandai yakni hanya 7 kasus.

Tujuh kasus baru virus corona itu dikonfirmasi oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo pada tanggal 15 November.

Ini adalah kedua kalinya tahun ini jumlah orang yang terinfeksi virus corona dalam sehari menjadi satu digit, dan jumlah orang yang terinfeksi adalah yang terkecil.

Selain itu, tidak ada kasus baru yang dikonfirmasi di 29 prefektur, dan jumlah total kasus baru Covid-19 secara nasional adalah 79, terendah tahun ini.

Tokyo Shoko Research, melakukan penelitian baru-baru ini.

Hasilnya bahwa 70,4 persen perusahaan menjawab tidak akan mengadakan pesta akhir tahun/pesta tahun baru terlepas dari keadaan darurat.

Baca juga: Terjadi Lagi Serangan di Jepang, Wanita 80 Tahun Ditusuk di Stasiun Fukushima

Sisanya sekitar 29 persen ingin membuat pesta tahun baru dengan berbagai pembatasan, misalnya hanya keluarganya saja tanpa kehadiran temannya atau orang luar.

Bōnenkai adalah pesta akhir tahun di Jepang yang diadakan untuk melupakan semua kesulitan dan kerja keras pada tahun itu.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved